INGATLAH, PEKANBARU – Insiden mencekam berupa penikaman di Jalan Hangtuah Ujung, Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru, kini memasuki babak baru.
Pasalnya, sehari setelah kejadian itu, korban penikaman, Fardinal Jamal (33), resmi melaporkan peristiwa tersebut ke Polresta Pekanbaru, Selasa (7/1/2025).
Fardinal, yang diketahui merupakan mantan honorer Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Pekanbaru, menuntut keadilan dan meminta agar pelaku serta dalang di balik insiden itu segera diusut tuntas.
“Saya meminta Polresta Pekanbaru untuk mengusut perkara ini hingga ke akar-akarnya. Saya ingin tahu siapa otak di balik tindakan keji ini,” ujar Fardinal usai menjalani visum di RS Bhayangkara Polda Riau.
Fardinal juga mengecam tindakan pelaku yang tidak hanya melukainya, tetapi juga menimbulkan kepanikan di tengah masyarakat.
Bahkan, menurutnya, pelaku sempat mengeluarkan tembakan senjata api di tempat kejadian.
“Saya berharap pelaku diberikan hukuman yang setimpal. Tindakan seperti ini tidak hanya mencelakai saya, tetapi juga menciptakan ketakutan di masyarakat,” tegasnya.
Empat Luka Tusuk
Kuasa hukum Fardinal, Jhon Sumber Sinaga, memastikan bahwa laporan resmi telah disampaikan kepada pihak berwajib.
Ia bersama kliennya mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Pekanbaru untuk memberikan keterangan lengkap terkait insiden tersebut.
“Kami sudah melaporkan kejadian ini secara resmi. Kami berharap pihak kepolisian segera mengusut tuntas kasus ini dan menangkap pelaku,” ujar Jhon.
Ia juga mengungkapkan bahwa korban menderita empat luka tusuk di bagian pinggul akibat serangan tersebut.
Ironisnya, antara korban dan pelaku tidak memiliki hubungan apa pun.
“Klien saya ditikam dari belakang oleh orang tak dikenal (OTK) yang mengendarai sepeda motor. Ada empat tusukan di bagian pinggul. Sampai saat ini, kami tidak mengetahui apa motif pelaku,” jelas Jhon.
Kasus ini menyita perhatian masyarakat Pekanbaru. Peristiwa penikaman di tempat umum yang disertai ancaman senjata api menjadi alarm bagi keamanan di kota tersebut.
Fardinal dan kuasa hukumnya berharap pihak kepolisian dapat segera menangkap pelaku dan mengungkap motif di balik serangan ini.
Kejadian ini juga menjadi pengingat pentingnya keamanan dan perlindungan di ruang publik.
Hingga berita ini diturunkan, Polresta Pekanbaru masih mendalami laporan dan melakukan investigasi untuk mengungkap identitas serta keberadaan pelaku.(*)





