INGATLAH.COM – Shin Tae-yong resmi mengakhiri jabatannya sebagai pelatih Timnas Indonesia per Senin (6/1).
Pelatih asal Korea Selatan ini tak hanya meninggalkan jejak prestasi, tetapi juga menjadi inspirasi bagi banyak pemain, termasuk mereka yang tampil di BRI Liga 1 2024/25.
Sosok Shin dikenal mendorong para pemain untuk tampil konsisten dan memberikan performa terbaik demi mendapatkan panggilan memperkuat skuad Garuda.
Salah satu pemain yang merasakan dampak besar dari kehadiran Shin adalah gelandang andalan Persib Bandung, Marc Klok.
Pemain naturalisasi ini menjadi salah satu nama yang sering dipercaya oleh Shin selama periode 2022 hingga awal 2024.
Bahkan, Klok menyebut Shin sebagai pelatih yang memberikan titik awal karier internasionalnya bersama Timnas Indonesia.
“Banyak memori indah bersama Coach Shin. Dia adalah pelatih pertama yang memanggil saya ke tim nasional. Semua tahu perjalanan saya, dan dia sangat percaya pada saya di momen itu,” ungkap Klok.
Selama berada di bawah asuhan Shin, Klok mengaku mendapatkan banyak pelajaran berharga yang terus ia terapkan dalam kariernya di Persib.
Shin, yang memiliki pengalaman di Piala Dunia, memberikan pemahaman mendalam tentang pentingnya kecepatan pengambilan keputusan di lapangan serta visi bermain yang lebih tajam.
“Saya belajar banyak tentang kecepatan bermain, pengambilan keputusan yang tepat, permainan satu sentuhan, dan bagaimana langsung bergerak setelah memberikan operan untuk menjadi opsi pemain ketiga,” jelas Klok.
Tak hanya soal teknis, Shin juga dianggap sebagai figur yang mampu membangun mentalitas pemenang di dalam tim.
Di bawah kepemimpinannya, Timnas Indonesia mencatat berbagai pencapaian bersejarah, termasuk melangkah hingga ronde ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 dan berada di ambang kelolosan.
“Banyak hal teknis yang saya pelajari di tim nasional bersama Coach Shin. Dia membawa kami bermain di level yang lebih tinggi dan percaya diri menghadapi lawan-lawan besar,” tambah Klok.
Kepergian Shin Tae-yong meninggalkan jejak yang tak terlupakan bagi sepak bola Indonesia.
Selain membawa kemajuan teknis bagi Timnas, ia juga mendorong pemain-pemain lokal untuk bersaing di level internasional.
Kini, meski tanpa Shin di pucuk kepelatihan, Marc Klok dan pemain lainnya akan terus membawa semangat dan filosofi yang ditanamkan pelatih berpengalaman tersebut.
“Terima kasih Coach Shin atas semua pelajaran dan kepercayaannya. Saya akan selalu mengingat momen-momen itu dan menerapkannya di setiap pertandingan,” tutup Klok.(*)





