BeritaUtama

Cerita Warga yang Saksikan Aksi Koboi Brutal di Tenayan Raya Pekanbaru

×

Cerita Warga yang Saksikan Aksi Koboi Brutal di Tenayan Raya Pekanbaru

Sebarkan artikel ini

INGATALAH.COM – Selain melakukan penusukan terhadap petugas pengutip iuran sampah, ternyata pelaku juga sempat melepaskan dua kali tembakan.

Hal itu diungkapkan Aris Ali Ganti (61), saksi yang melihat langsung peristiwa mencekam itu di Jalan Hangtuah, Kecematan Tenayan Raya, Kota Pekanbaru.

Kepada awak media, Aris Ali Ganti menceritakan bahwa korban sebelumnya datang ke warung miliknya untuk mengutip iuran sampah.

“Korban meminta uang sampah. Saya tanya mana kwitansi biar jelas, lalu dia kembali ke motornya untuk mengambil kertas,” katanya.

Namun, secara tiba-tiba muncul dua orang dengan motor dan langsung menikam korban sebanyak dua kali.

Korban yang terluka sempat masuk ke dalam warung untuk berlindung, namun Aris menyarankan agar ia meninggalkan lokasi.

Baca Juga  Pencarian Dua Hari, Pria Tenggelam di Pantai Padang Ditemukan Tidak Bernyawa

“Saya bilang, keluar saja, dek, jangan bikin masalah di sini. Dia keluar dengan motor, tapi pelaku terus mengejar dan menikamnya lagi dua kali,” lanjutnya.

Oplet Coba Bantu

Saat kejadian berlangsung, sopir oplet bernama Andrian (43) yang melintas mencoba membantu korban dengan memepet motor pelaku.

Namun, aksinya justru mendapat perlawanan dari para pelaku yang terlihat emosi.

“Saya melihat korban ditikam, jadi saya coba menghentikan pelaku dengan memepetkan motor mereka. Tapi pelaku malah memukul kaca depan oplet saya hingga pecah,” ujar Andrian.

Pelaku juga mengeluarkan senjata api dan menembakkan ke udara sambil mengklaim dirinya seorang anggota.

Baca Juga  Retak pada Kaca Kokpit, Garuda Indonesia Batalkan Penerbangan Pekanbaru-Jakarta

“Saya mundur karena melihat dia membawa pistol. Dia bilang dia anggota, tapi saya tidak tahu anggota apa,” tambah Andrian.

Menurut keterangan Andrian, pelaku mengenakan pakaian serba hitam dan helm, sehingga sulit dikenali.

Kasatreskrim Polresta Pekanbaru, Kompol Bery Juana Putra kepada ingatlah.com mengatakan usai ditikam, korban yang belum diketahui identitasnya itu sempat mendatangi Rumah Sakit Santa Maria.

“Kabar terbaru, korban sudah dibawa pulang dari RS Santa Maria. Untuk perkembangan nanti kita sampaikan lagi,” jelas Bery.

Bery juga menyebutkan bahwa motif penyerangan masih dalam tahap pendalaman.

“Kami akan terus mengembangkan penyelidikan ini untuk mengungkap motif dan menangkap pelaku,” pungkasnya.(*)