BeritaUtama

Dikejar dan Ditikam, Begini Kronologi Penyerangan Petugas Sampah di Pekanbaru

×

Dikejar dan Ditikam, Begini Kronologi Penyerangan Petugas Sampah di Pekanbaru

Sebarkan artikel ini
Kasatreskrim Polresta Pekanbaru, Kompol Bery dan tim saat berada dilokasi kejadian di Jalan Hangtuah.(ist)
Kasatreskrim Polresta Pekanbaru, Kompol Bery dan tim saat berada dilokasi kejadian di Jalan Hangtuah.(ist)

INGATLAH.COM – Korban penusukan di Jalan Hangtuah, Kecamatan Tenayan Raya, Kota Pekanbaru diduga kuat merupakan petugas sampah.

Hal itu dikatakan saksi mata, Aris Ali Ganti (61) yang menceritakan kejadian itu bermula ketika korban tengah bertugas mengumpulkan sampah bersama rekannya.

Kemudian datang dua Orang Tak Dikenal (OTK) yang mengendarai sepeda motor dan tiba-tiba mendekati korban.

“Awalnya ada dua orang datang boncengan, satu orang turun dan meminta uang sampah. Saya tanya mana kwitansi biar ada pertanggungjawaban, lalu dia kembali ke motornya untuk mengambil kertas,” ujar Aris.

Namun, tak berselang lama, dua OTK lainnya muncul dengan sepeda motor lain dan langsung menikam korban dua kali.

Korban yang terluka sempat mencoba menyelamatkan diri ke rumah toko milik Aris.

Baca Juga  Kebakaran Hebat di Kafe Sinara Pekanbaru, Kerugian Capai Ratusan Juta Rupiah

“Saya bilang ke dia, keluar saja biar aman. Dia keluar naik motor, tapi tetap dikejar dan ditikam lagi dua kali,” terang Aris.

Saat insiden berlangsung, sebuah mobil angkutan kota (Angkot) yang melintas dari arah kota sempat menyerempet OTK tersebut, namun OTK ngamuk dengan memecahkan kaca mobil milik Angkutan kota tersebut hingga kaca depan pecah.

“Orang dalam oplet mencoba menarik pelaku, tapi pelaku malah memecahkan kaca oplet. Lalu saya dengar ada dua kali suara ledakan seperti tembakan,” jelas Aris, yang juga mengaku melihat pelaku membawa senjata api.

Sebelumnya, ingatlah.com memberitakan Kasatreskrim Polresta Pekanbaru, Kompol Bery Juana Putra membenarkan aksi koboi yang dilakukan orang tidak dikenal tersebut.

“Terduga pelaku berjumlah dua orang.  Motif masih didalami, sempat melepaskan tembakan sebanyak dua kali, dan melakukan penusukan sebanyak empat kali, saat ini masih kita selidiki,” ujar Bery, Senin, (6/1/2025) sore.

Baca Juga  2.240 Kendaraan Manfaatkan Pemutihan Pajak Hari Pertama di Riau

Bery menjelaskan terduga pelaku juga sempat menyerang salah satu angkutan umum dengan memecahkan kaca mobil tersebut.

“Saat ini kita masih melakukan penyelidikan, terkait perkembangannya akan kita publish secepatnya,” katanya.

Aris mengakui bahwa saat penusukan ia memang melihat langsung, OTK tersebut menusuk bagian punggung sebanyak empat kali dan menembakan senjata api sebanyak dua kali.

“Empat kali penusukan dibagian punggung dan satu tembakan yang saya lihat langsung dan satu lagi hanya suara tembakan,” tuturnya.

“Mengenai ciri-ciri terduga pelaku saya tidak tahu karena kejadiannya begitu singkat, sekeliling juga sudah dalam kepanikan,” pungkasnya.(*)