Berita

Pemko Padang Selesaikan Mogok Operasi 4 Koridor Bus Trans Padang, Layanan Kembali Normal

×

Pemko Padang Selesaikan Mogok Operasi 4 Koridor Bus Trans Padang, Layanan Kembali Normal

Sebarkan artikel ini

INGATLAH.COM — Pemerintah Kota (Pemko) Padang merespons cepat persoalan mogok operasi empat koridor Bus Trans Padang yang terjadi sejak 1 Januari 2025.

Keempat koridor tersebut meliputi: Koridor 2 (RTH Imam Bonjol-Bungus Teluk Kabung), Koridor 3 (RTH Imam Bonjol-Pusat Pemerintahan Air Pacah), Koridor 5 (Pasar Raya-Indarung), dan Koridor 6 (Pasar Raya-Kampus Unand).

Kepala Dinas Perhubungan Kota Padang, Ances Kurniawan, menyampaikan bahwa Pemko Padang menggelar pertemuan bersama Perumda PSM dan operator empat koridor tersebut untuk membahas kontrak Biaya Operasional Kendaraan (BOK).

“Perumda PSM akan segera menelaah dan membahas ulang permintaan kenaikan BOK dari operator bus. Kami berkomitmen untuk menjaga keberlanjutan layanan agar operator tidak merugi, namun tetap menyesuaikan dengan anggaran yang tersedia,” ujar Ances dalam pertemuan di Balai Kota Aie Pacah, Senin (6/1).

Baca Juga  Dukung KKN UIN Imam Bonjol 2026, Maigus Nasir: Mahasiswa Harus Jadi Agen Perubahan

Penjabat (Pj) Wali Kota Padang, Andree Algamar, menegaskan bahwa layanan Bus Trans Padang di enam koridor harus tetap berjalan demi melayani kebutuhan transportasi masyarakat.

“Kami siap berdiskusi dengan operator jika ada permasalahan, namun hari ini saya minta agar empat koridor yang sempat mogok segera kembali beroperasi,” ujar Andree didampingi Pj Sekda Yosefriawan.

Arahan tersebut langsung disanggupi oleh operator, yang memastikan layanan di empat koridor kembali normal mulai siang ini.

Direktur Utama Perumda PSM, Alvino Martha, menjelaskan bahwa operator telah mengajukan revisi BOK dengan perhitungan biaya per kilometer yang meliputi kebutuhan BBM, servis, suku cadang, gaji karyawan, dan lainnya.

Baca Juga  Tawuran di Padang, Tangan Kiri Korban Putus Ditebas Celurit

“Jika kebutuhan anggaran ini tidak dapat terakomodasi dalam APBD 2025, kami akan mengupayakan solusi melalui APBD Perubahan, tentunya sesuai regulasi yang berlaku,” kata Alvino.

Dengan langkah-langkah ini, Pemko Padang berharap layanan Bus Trans Padang tetap berjalan lancar, memberikan manfaat optimal bagi masyarakat, dan menjaga keberlanjutan operasional operator. (*)