INGATLAH.COM – Pelatih Tottenham Hotspur, Ange Postecoglou, mengungkapkan kekecewaannya setelah timnya kembali menelan kekalahan di Liga Inggris.
Dalam laga yang berlangsung di Stadion Tottenham Hotspur pada Sabtu (4/1), Spurs dipermalukan Newcastle United dengan skor tipis 1-2.
Tottenham sebenarnya sempat unggul lebih dulu melalui gol cepat Dominic Solanke di menit ke-4.
Namun, keunggulan itu sirna setelah Anthony Gordon (6’) dan Alexander Isak (38’) mencetak gol untuk Newcastle, membalikkan keadaan.
Ini menjadi kekalahan ketiga Spurs dalam empat pertandingan terakhir di Liga Inggris, memperparah krisis yang dialami tim asal London itu, terutama di lini pertahanan.
Sebelumnya, Spurs juga takluk dari Liverpool dan Nottingham Forest.
Usai pertandingan, Postecoglou tak mampu menyembunyikan rasa frustrasinya.
Dalam wawancara yang dikutip dari laman resmi klub, pelatih asal Australia itu mengungkapkan kemarahannya.
“Untuk tampil seperti itu, saya angkat topi kepada para pemain. Mereka luar biasa. Oleh karena itu, saya benar-benar marah. Mungkin ini yang paling marah sepanjang karier saya, karena mereka tidak mendapatkan hasil yang pantas dari performa fantastis mereka,” ujar Postecoglou pada Minggu (5/1).
Hasil ini membuat posisi Tottenham semakin terpuruk.
Kini, mereka berada di peringkat 12 klasemen sementara dengan 24 poin dari 20 pertandingan.
Spurs tertinggal 12 poin dari zona empat besar dan hanya unggul sembilan poin dari zona degradasi.
Namun, Postecoglou tetap optimistis timnya mampu bangkit.
“Saya tidak pernah kehilangan kepercayaan diri. Saya tahu hasilnya belum sesuai harapan, tapi ada banyak hal positif. Anda lihat kinerja pemain muda seperti Archie dan Lucas hari ini. Mereka luar biasa, terutama Lucas yang baru berusia 18 tahun dan bermain di posisi sulit,” jelasnya.
“Kami harus segera memenangkan pertandingan. Biasanya, saat Anda bermain bagus, hasil akan mengikuti,” tambahnya.
Tottenham menghadapi jadwal berat dalam waktu dekat.
Mereka akan bertemu Liverpool pada 9 Januari di leg pertama semifinal Piala Liga, disusul laga Piala FA melawan klub kasta kelima, Tamworth FC, pada 12 Januari.
Setelah itu, Spurs akan bertandang ke Emirates Stadium untuk melakoni Derbi London Utara melawan Arsenal pada 16 Januari.
Dengan tekanan besar di pundaknya, Postecoglou harus segera menemukan formula yang tepat untuk mengembalikan performa tim.
Jika tidak, posisi Tottenham bisa semakin terancam di papan bawah.(*)





