INGATLAH.COM – Rapper Nicki Minaj digugat oleh mantan manajer tur dunianya, Brandon Garrett, atas dugaan pemukulan, penyerangan, dan tekanan emosional yang disengaja.
Gugatan tersebut diajukan ke Pengadilan Tinggi Los Angeles terkait insiden yang diduga terjadi pada 21 April 2024 di belakang panggung Little Caesars Arena, Detroit.
Menurut laporan Variety, Garrett, yang bekerja sebagai manajer harian dalam tur “Pink Friday 2”, mengklaim dirinya dipukul di wajah dan pergelangan tangan oleh Minaj saat terjadi konfrontasi usai konser.
Gugatan itu juga menyebutkan bahwa kejadian tersebut memicu tekanan emosional bagi penggugat.
Kronologi Kejadian
Garrett mengaku insiden berawal ketika ia dipanggil ke ruang ganti oleh kepala keamanan Minaj, Larry Dathan.
Di sana, Minaj diduga marah dan mengkritik stafnya terkait tugas dan tanggung jawab mereka.
Garrett mengatakan situasi memanas saat Minaj menanyakan soal pengambilan resep obat yang menjadi tugas staf lain, Luke Montgomery.
Saat Montgomery tidak dapat memberikan jawaban yang memuaskan, Minaj diduga berteriak dan mengancam Garrett.
“Apa kau gila menyuruhnya mengambil resepku? Jika suamiku ada di sini, dia akan merontokkan gigimu,” ujar Minaj seperti dikutip dalam gugatan tersebut.
Minaj kemudian diduga memukul Garrett dengan tangan terbuka di wajah, menyebabkan topinya terlepas, serta memukul pergelangan tangannya.
Garrett mengklaim ia akhirnya mengunci diri di kamar kecil sebelum meninggalkan lokasi.
Reaksi Minaj dan Pengacaranya
Pengacara Nicki Minaj, Judd Burstein, membantah tuduhan tersebut dan menyebut gugatan itu “sepenuhnya salah dan tidak berdasar.” Ia juga mengecam pemberitaan yang pertama kali muncul di TMZ.
“Saat ini belum ada pengaduan resmi kepada Ny. Petty [nama asli Minaj], dan kami yakin masalah ini akan diselesaikan dengan cepat demi kepentingan klien kami,” kata Burstein.
Garrett menyatakan bahwa insiden tersebut telah membuatnya khawatir akan keselamatannya.
Ia mengajukan laporan ke Kepolisian Detroit dan meminta pengawalan polisi di Chicago untuk memastikan barang-barangnya aman.
Dalam gugatan ini, Garrett meminta ganti rugi atas kerugian fisik dan emosional yang ia klaim dialami.
Kasus ini menjadi sorotan di tengah keberhasilan tur “Pink Friday 2” dan popularitas Minaj sebagai salah satu musisi rap terkemuka. Hingga kini, belum ada keputusan hukum terkait gugatan ini.(*)





