INGATLAH.COM – Performa Persis Solo di putaran pertama BRI Liga 1 2024/2025 berakhir dengan hasil yang mengecewakan.
Laskar Sambernyawa harus menelan kekalahan ke-11 dari 17 pertandingan yang sudah dijalani, setelah tumbang 0-1 dari Persib Bandung dalam laga yang digelar di Stadion Manahan, Solo, Minggu (29/12) malam.
Kekalahan ini membuat Persis Solo semakin terpuruk di zona degradasi, menempati posisi ke-16 klasemen sementara dengan raihan hanya 10 poin dari 2 kemenangan, 4 hasil imbang, dan 11 kekalahan.
Striker muda Persis Solo, Arkhan Kaka, menjadi salah satu sorotan dalam pertandingan ini.
Pemain berusia 17 tahun itu mendapat kesempatan bermain penuh selama 90 menit dari pelatih Ong Kim Swee.
Meski tampil penuh semangat, Arkhan gagal membawa timnya meraih hasil positif.
Peluang terbaik Arkhan terjadi pada menit ke-15 ketika tendangan jarak jauhnya mengarah tepat ke gawang Persib.
Namun, kiper Persib, Teja Paku Alam, berhasil mementahkan peluang tersebut dengan penyelamatan gemilang.
“Jelas ini bukan hasil yang kami inginkan. Kami harus fokus dan bekerja lebih keras untuk laga selanjutnya,” ujar Arkhan Kaka usai pertandingan.
Kekalahan dari Persib ini memperpanjang catatan buruk Persis Solo.
Tim asuhan Ong Kim Swee kini telah menjalani 9 laga berturut-turut tanpa kemenangan, dengan rincian 3 hasil imbang dan 6 kekalahan.
Kemenangan terakhir Persis terjadi pada pekan ke-8, tepatnya 19 Oktober 2024, saat Moussa Sidibe dan kolega mengalahkan Borneo FC Samarinda dengan skor tipis 3-2.
Sejak saat itu, Laskar Sambernyawa terus kesulitan mencetak poin penuh.
Hasil negatif ini membuat Persis Solo harus berjuang ekstra keras di putaran kedua untuk keluar dari ancaman degradasi.
Dengan hanya 10 poin dari 17 pertandingan, Persis membutuhkan perubahan besar, baik dari segi taktik maupun mentalitas, untuk bangkit di paruh kedua musim ini.
Para pemain, termasuk Arkhan Kaka, menunjukkan tekad untuk memperbaiki situasi.
Namun, kerja keras dan konsistensi akan menjadi kunci bagi Laskar Sambernyawa untuk menghindari jerat degradasi dan mengembalikan kepercayaan para pendukung mereka.(thohir)





