INGATLAH.COM – Pemain asing PSIS Semarang asal Spanyol, Roger Bonet Badia, yang akrab disapa Ruxi, membawa optimisme tinggi jelang laga pamungkas putaran pertama BRI Liga 1 2024/25.
PSIS dijadwalkan menghadapi PS Barito Putera di Stadion Sultan Agung, Bantul, Minggu (29/12) malam.
Bagi PSIS, pertandingan ini menjadi peluang untuk bangkit setelah dua kekalahan beruntun.
Ruxi menegaskan bahwa timnya harus tampil waspada dan penuh determinasi demi mengamankan tiga poin.
“Laga melawan Barito Putera adalah pertandingan penting. Kami selalu datang untuk berburu tiga poin. Meski posisi mereka di klasemen di bawah kami, tetap saja kami harus waspada penuh,” ujar Ruxi.
Kekalahan dari PSS Sleman (1-2) di laga tandang dan Malut United FC (1-3) di laga kandang menjadi evaluasi besar bagi Mahesa Jenar.
Namun, Ruxi percaya bahwa PSIS telah belajar dari hasil tersebut dan siap tampil lebih baik di Bantul.
“Kami mendapat banyak pelajaran berharga dari dua laga terakhir. Sekarang, kami fokus menatap laga melawan Barito Putera dan berharap bisa meraih hasil positif,” tambah pemain belakang berusia 30 tahun itu.
Secara klasemen, PSIS berada dalam posisi yang lebih baik dibandingkan Barito Putera.
Mahesa Jenar menduduki peringkat ke-13 dengan koleksi 17 poin, sedangkan Laskar Antasari ada di peringkat ke-15 dengan 11 poin.
Meski jarak poin terlihat cukup jauh, PSIS tetap ingin memanfaatkan laga ini untuk mendekati Malut United FC di posisi ke-12 yang mengoleksi 22 poin.
Di sisi lain, Barito Putera dipastikan tampil habis-habisan demi menjauh dari ancaman zona merah.
Jika kalah, posisi mereka akan makin genting karena hanya unggul satu poin dari Persis Solo yang berada di peringkat ke-16.
PSIS harus siap menghadapi semangat juang Barito Putera yang tidak ingin menutup putaran pertama dengan hasil buruk.
Pertarungan di Stadion Sultan Agung malam ini pun dipastikan sengit.
Apakah PSIS mampu bangkit dan membawa pulang tiga poin, atau justru Barito Putera yang berhasil mencuri kemenangan?
Semua akan terjawab di laga pamungkas putaran pertama ini. (thoni)





