INGATLAH.COM – Performa Persis Solo di putaran pertama BRI Liga 1 2024/25 masih jauh dari ekspektasi.
Laskar Sambernyawa terpuruk di peringkat ke-16 klasemen sementara, masuk zona degradasi.
Namun, dengan dibukanya jendela transfer putaran kedua sejak 19 Desember lalu, tim kebanggaan warga Solo ini tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan untuk bangkit.
Pelatih Ong Kim Swee menegaskan bahwa tim akan memanfaatkan momentum ini untuk memperkuat skuad.
“Pasti ada penambahan dari segi pemain. Namun, saya harus berbelanja menyesuaikan anggaran yang diberikan manajemen. Saat ini, fokus kami adalah menyelesaikan laga terakhir putaran pertama,” ujar pelatih asal Malaysia tersebut.
Hasil yang Mengecewakan
Dari 16 pertandingan, Persis hanya meraih 2 kemenangan, 4 hasil imbang, dan 10 kekalahan. Dua kemenangan tersebut diraih saat membantai Madura United 4-0 di pekan ke-4 dan mengalahkan Borneo FC 3-2 di pekan ke-8.
Namun, sejak itu, Moussa Sidibe dan kolega belum lagi merasakan kemenangan dalam 8 laga terakhir, dengan catatan 3 kali imbang dan 5 kekalahan.
Hasil buruk ini membuat Persis terjebak di papan bawah, jauh dari target awal mereka untuk bersaing di papan atas.
“Saat ini kami masih berada di zona merah, dan ini harus kami tinggalkan secepat mungkin,” tegas Ong Kim Swee.
Fokus pada Posisi Kunci
Dalam persiapannya, Ong Kim Swee mengungkapkan bahwa ia akan merekrut pemain untuk posisi-posisi penting yang dapat meningkatkan performa tim secara signifikan.
“Untuk posisi pemain yang diinginkan, tentu posisi-posisi yang krusial,” tambahnya.
Laga Penutup yang Berat
Persis Solo akan menutup putaran pertama dengan menghadapi Persib Bandung, salah satu tim papan atas, pada Minggu (29/12) di Stadion Manahan Solo.
Pertandingan ini menjadi ujian berat sekaligus kesempatan bagi Laskar Sambernyawa untuk memberikan sinyal kebangkitan sebelum memulai putaran kedua.
Dengan dukungan penuh dari suporter dan langkah strategis di bursa transfer, Persis Solo berharap dapat keluar dari keterpurukan dan kembali menunjukkan taring mereka di putaran kedua.
Semua mata kini tertuju pada bagaimana Ong Kim Swee dan timnya mengatasi tantangan besar ini.(thohir)





