INGATLAH.COM – PT Hutama Karya (Persero) kembali membuka uji coba terbatas untuk Tol Ruas Pekanbaru-Padang, khususnya pada Seksi Padang-Sicincin.
Uji coba ini berlangsung mulai Selasa (17/12/2024) hingga Jumat (20/12/2024) dengan jam operasional pukul 08.00 hingga 11.00 WIB.
Executive Vice President Corporate Secretary PT Hutama Karya, Adjib Al Hakim, mengungkapkan bahwa langkah ini diambil sebagai respons atas tingginya antusiasme masyarakat yang ingin mencoba ruas tol baru ini, sekaligus hasil evaluasi positif dari uji coba sebelumnya pada Minggu (15/12/2024).
“Pembukaan ini sebagai respons atas tingginya antusiasme pengguna jalan untuk mencoba jalur Tol Padang-Sicincin, dan hasil uji coba pada 15 Desember lalu,” jelas Adjib dalam keterangan resminya.
Tol Padang-Sicincin diharapkan menjadi jalur strategis dalam mempercepat mobilitas antarwilayah, mendukung aktivitas masyarakat, serta meningkatkan perekonomian Sumatra Barat.
Ruas ini juga dirancang untuk memberikan kenyamanan dan efisiensi perjalanan, terutama menjelang libur Natal dan Tahun Baru.
Selama masa uji coba, sistem one way diberlakukan.
Kendaraan dari arah Padang menuju Bukittinggi diperbolehkan melalui tol, sedangkan kendaraan dari arah sebaliknya diarahkan ke jalan arteri.
Setelah uji coba selesai, ruas tol akan dibuka secara fungsional mulai Sabtu (21/12/2024) dengan jam operasional lebih panjang, yakni pukul 08.00 hingga 16.00 WIB.
Namun, pembukaan ini hanya diperuntukkan bagi kendaraan Golongan I (non-bus).
Adjib Al Hakim juga mengingatkan pengguna jalan tol agar selalu mematuhi peraturan selama uji coba.
Beberapa aturan yang ditekankan meliputi, kecepatan maksimum 60 km/jam, dilarang menggunakan bahu jalan, kecuali dalam keadaan darurat.
Untuk situasi darurat atau laporan keluhan, pengguna jalan dapat menghubungi Call Centre Tol Padang-Sicincin di 0822-1000-3770 atau memantau informasi terkini melalui akun resmi media sosial @HutamaKaryaTollRoad.
Uji coba ini diharapkan mampu memberikan pengalaman berkendara yang lebih baik bagi masyarakat serta menjadi langkah awal pengoperasian penuh ruas tol yang dinanti-nantikan. (*)





