Berita

Kunjungan Kemenag RI, Ar Risalah Jadi Contoh Pengelolaan Wakaf Produktif

×

Kunjungan Kemenag RI, Ar Risalah Jadi Contoh Pengelolaan Wakaf Produktif

Sebarkan artikel ini

INGATLAH.COM – Prof. Waryono Abdul Ghofur, Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Direktorat Jenderal Bimas Islam Kementerian Agama (Kemenag) RI, mengunjungi Yayasan Waqaf Ar Risalah di Kota Padang.

Kunjungan ini bertujuan untuk memantau langsung pengelolaan wakaf produktif yang menjadi model kemandirian ekonomi pesantren.

Prof. Waryono disambut oleh Ustaz H. Irsyad Syafar, Lc., M.Ed., Ketua Majelis Syuro Ar Risalah, dan didampingi oleh Dr. Alla Asmara, Sekretaris Forum Wakaf Produktif.

Yayasan Waqaf Ar Risalah sebelumnya menerima bantuan inkubasi wakaf produktif sebesar Rp75 juta dari Kemenag RI.

Dana ini digunakan untuk mengembangkan budidaya ikan lele, magot, dan kebun sayur sebagai bagian dari program ekonomi mandiri.

Baca Juga  Polda Sumbar Klaim Patroli Efektif Kurangi Tawuran dan Balap Liar

Inisiatif ini tidak hanya mendukung kebutuhan internal pesantren tetapi juga memberikan manfaat kepada masyarakat sekitar.

Setelah meninjau program tersebut, Prof. Waryono mengungkapkan kekagumannya terhadap pengelolaan wakaf produktif di Ar Risalah.

“Ar Risalah tidak hanya mendidik anak-anak, tetapi juga mengajarkan pengembangan ekonomi dan bisnis. Ini adalah contoh pendidikan berbasis kemandirian,” ujar Prof. Waryono, Sabtu (14/12).

“Harapan saya, Ar Risalah bisa menjadi inspirasi bagi pesantren lain untuk mengelola wakaf produktif agar manfaatnya dirasakan lebih luas,” tambahnya.

Selama kunjungan, Prof. Waryono melihat berbagai unit usaha wakaf produktif yang telah dijalankan oleh Ar Risalah, termasuk:

Baca Juga  Sambut HUT RI ke-81, Polsek Sukajadi Bagikan Bendera Merah Putih kepada Warga Kurang Mampu

• Budidaya ikan lele

• Produksi magot

• Kebun sayur

• Pabrik sabun

• Usaha bata ringan

• Bakeri

• Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan Syariah (KSPPS) Risalatuna Berkah Sejahtera

Ia memuji keterpaduan usaha tersebut yang berhasil memenuhi kebutuhan internal pesantren dan meningkatkan kemandirian ekonomi.

Dengan pengelolaan yang terintegrasi, Yayasan Waqaf Ar Risalah diharapkan dapat menjadi model nasional dalam pengembangan wakaf produktif. Prof. Waryono menekankan pentingnya menjadikan wakaf sebagai salah satu pilar pemberdayaan ekonomi umat dan pesantren di Indonesia.

Kunjungan ini menegaskan komitmen Kemenag untuk mendorong inovasi wakaf di berbagai pesantren agar manfaatnya lebih merata dan berkelanjutan. (*)