Berita

Dukung Ketahanan Pangan, Satbrimob Polda Sumbar Tanam Jagung di Dharmasraya

×

Dukung Ketahanan Pangan, Satbrimob Polda Sumbar Tanam Jagung di Dharmasraya

Sebarkan artikel ini

INGATLAH.COM – Batalyon Kompi C Pelopor Satbrimob Polda Sumbar menginisiasi penanaman jagung seluas 4 hektare di Koto Padang, Kecamatan Koto Baru, Kabupaten Dharmasraya, Selasa (10/12/2024).

Program ini merupakan bagian dari upaya mendukung prioritas Presiden Prabowo Subianto di bidang ketahanan pangan.

Bupati Dharmasraya, Sutan Riska, memberikan apresiasi kepada Satbrimob Polda Sumbar yang telah berkontribusi dalam menyukseskan program unggulan pemerintah.

“Terima kasih kepada Satbrimob Polda Sumbar di bawah komando Kombes Pol Joni Afrizal dan Batalyon Pelopor Kompi C yang dipimpin Kompol Encep Hendri, atas upaya mereka mendukung program prioritas Presiden Prabowo Subianto,” ujar Sutan Riska dalam keterangannya.

Baca Juga  Tujuh Putra-Putri Dharmasraya Dapat Dukungan Kuliah ke Luar Negeri dari Baznas

Upaya Mendukung Ketahanan Pangan Nasional

Program ketahanan pangan, menurut Bupati, adalah salah satu dari empat prioritas utama Presiden Prabowo Subianto selain ketahanan energi, tata kelola pemerintahan yang baik, dan pemberantasan korupsi.

“Dharmasraya dengan tanahnya yang subur memiliki potensi besar untuk mendukung ketahanan pangan nasional. Penanaman jagung oleh Satbrimob ini menjadi langkah nyata dalam memanfaatkan potensi tersebut,” tambahnya.

Selain itu, Pemkab Dharmasraya telah menjalankan simulasi pemberian makanan siang bergizi gratis untuk anak sekolah, yang juga merupakan bagian dari upaya mendukung ketersediaan pangan.

Baca Juga  Pasar Rakyat Modern Sungai Rumbai Resmi Beroperasi, Dorong Kebangkitan Ekonomi Dharmasraya

Kegiatan ini turut dihadiri Wakapolres Dharmasraya Kompol Armijon, perwakilan Dandim 0310/SSD, Danramil Pulau Punjung Mayor Sarinto, Camat Koto Baru, serta Walinagari Koto Baru.

Langkah Satbrimob Polda Sumbar menanam jagung diharapkan mampu memberikan dampak positif, tidak hanya bagi ketahanan pangan daerah, tetapi juga secara nasional. (*)