Berita

Angin Kencang di Padang, Pohon Kedondong Tumbang Timpa Rumah di Pauh

×

Angin Kencang di Padang, Pohon Kedondong Tumbang Timpa Rumah di Pauh

Sebarkan artikel ini
Proses evakuasi pohon tumbang yang menimpa rumah warga di Pauh, Kota Padang. (Foto: Istimewa)
Proses evakuasi pohon tumbang yang menimpa rumah warga di Pauh, Kota Padang. (Foto: Istimewa)

INGATLAH.COM – Sebuah pohon kedondong besar dengan diameter sekitar 50 cm dan panjang 15 meter tumbang dan menimpa rumah milik Dedi Sutadi (49) di Lubuk Gajah, Kelurahan Pisang, Kecamatan Pauh, Sabtu (7/12/2024).

Kejadian ini dipicu hujan deras dan angin kencang yang melanda Kota Padang sejak siang hari.

Hendri Zulviton, Kepala Pelaksana BPBD Kota Padang, menyebut tidak ada korban jiwa atau luka dalam insiden ini meskipun kerusakan yang ditimbulkan cukup parah.

“Kerugian materi diperkirakan mencapai Rp5 juta. Syukurlah penghuni rumah dalam keadaan selamat,” ujar Hendri.

Baca Juga  Tiga Bocah Terseret Arus di Pantai Kota Padang, Dua Meninggal

Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Padang langsung diterjunkan ke lokasi untuk menangani pohon tumbang tersebut.

Proses pemotongan dan pembersihan pohon dari atap rumah berlangsung hingga Sabtu sore.

Bagian atap dan dinding rumah Dedi mengalami kerusakan. Meski demikian, Dedi mengaku bersyukur keluarganya tidak terluka.

“Harta benda bisa diganti, yang penting kami sekeluarga selamat,” ucap Dedi.

Hendri menambahkan bahwa kondisi pohon kedondong yang sudah tua turut mempermudah tumbangnya pohon tersebut saat diterpa angin kencang.

Baca Juga  Hujan Lebat dan Angin Kencang Ancam Indonesia, Ini Daftar Wilayah Terdampak

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi warga mengenai bahaya pohon besar di sekitar permukiman, terutama selama musim hujan.

Selain di Pauh, hujan deras disertai angin kencang juga menyebabkan beberapa pohon tumbang di titik lain di Kota Padang.

Namun, hingga kini, belum ada laporan kerusakan besar atau korban dari lokasi lain.

BPBD Kota Padang mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap potensi bahaya cuaca ekstrem.

Pemerintah juga mendorong warga melaporkan keberadaan pohon-pohon besar yang dianggap berisiko untuk segera ditangani oleh pihak terkait. (*)