INGATLAH.COM – Seekor gajah liar ditemukan berkeliaran di semak-semak sekitar Kelurahan Industri Tenayan Raya, Kecamatan Tenayan Raya, Kota Pekanbaru.
Kemunculan gajah ini sejak Selasa (3/12) malam hingga Kamis (5/12) menarik perhatian warga, karena lokasinya yang cukup dekat dengan permukiman.
Menurut Kepala Bidang Teknis Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Riau, Ujang Holisudin, SHut, gajah tersebut diduga berasal dari kantong habitat Petapahan.
“Gajah ini keluar dari kelompoknya. Banyak faktor yang memengaruhi, salah satunya kemungkinan rasa tidak nyaman berada di kelompoknya,” jelas Ujang.
Ia menambahkan bahwa perilaku ini biasa terjadi pada gajah jantan dewasa, yang cenderung berpindah kelompok atau bahkan berusaha memimpin kelompok baru.
Ujang juga mengungkapkan, peristiwa serupa pernah terjadi sekitar 10 tahun lalu, ketika seekor gajah menyeberangi Sungai Siak hingga memasuki wilayah Tenayan Raya.
“Kami belum bisa memastikan apakah gajah ini memiliki hubungan genetik dengan gajah yang sebelumnya pernah kami tangkap di area ini. Namun, berdasarkan catatan, lokasi ini memang pernah menjadi tempat penangkapan gajah liar,” katanya.
Sementara itu, Ketua RW 9, Ipung, memastikan bahwa keberadaan gajah tersebut belum menimbulkan kerugian atau korban di kalangan warga.
“Informasi yang beredar soal warga diseruduk gajah itu tidak benar,” tegas Ipung.
Ia menjelaskan, warga bersama petugas terus memantau pergerakan gajah tersebut di sekitar permukiman, sambil menunggu tim medis dari BKSDA Riau.
“Kami masih menunggu dokter BKSDA untuk melakukan pembiusan demi evakuasi yang aman,” tambah Ipung.
Situasi di lokasi hingga kini tetap kondusif, meski warga diminta untuk tetap waspada dan menjauhi area tempat gajah tersebut berada.
Tim BKSDA Riau diharapkan segera mengambil langkah evakuasi untuk mengembalikan gajah ke habitat aslinya.(thohir)





