Utama

Hasil Tes DNA Pegi Setiawan Terbukti Bukan Anak Mantan Bupati Cirebon

×

Hasil Tes DNA Pegi Setiawan Terbukti Bukan Anak Mantan Bupati Cirebon

Sebarkan artikel ini
Hasil tes DNA ungkap identitas asli Pegi Setiawan Cianjur. (Foto: YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel)
Hasil tes DNA ungkap identitas asli Pegi Setiawan Cianjur. (Foto: YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel)

INGATLAH.COM – Kecurigaan publik mengenai Pegi Setiawan dari Cianjur sebagai pelaku kasus pembunuhan Vina Cirebon kini telah terjawab.

Hasil tes DNA terbaru menunjukkan bahwa Pegi Setiawan bukanlah anak mantan Bupati Cirebon seperti yang sebelumnya diduga.

Publik sebelumnya mencurigai bahwa Pegi, seorang warga Kampung Karangnunggal, Desa Gadog, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur, adalah anak dari mantan Bupati Cirebon karena penampilannya yang dianggap mirip dengan karakter seorang anggota geng motor, dengan tato dan anting yang mencolok.

Namun, hasil tes DNA menunjukkan bahwa Pegi adalah anak kandung Cecep dan Elis, warga Cianjur.

Baca Juga  Dugaan Kesaksian Palsu, 7 Terpidana Kasus Vina Polisikan Aep dan Dede

Hal ini diungkapkan dalam tayangan YouTube oleh Dedi Mulyadi yang menggelar acara untuk membuka hasil tes tersebut bersama keluarga Pegi.

“Intinya, hasil tes DNA menunjukkan bahwa Pegi 99,9% adalah anak dari Pak Cecep dan 99% anak dari Bu Elis. Ini adalah bukti ilmiah yang jelas,” ujar Dedi Mulyadi dalam video yang diunggah di Kanal YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel pada Selasa, 16 Juli 2024.

“Kasus dugaan Pegi sebagai anak Bupati Cirebon sudah selesai,” tambahnya.

Baca Juga  Brasil Vs Jepang Malam Ini! Ancelotti Akui Samurai Biru Salah Satu Tim Terbaik Dunia

Ayah Pegi, Cecep, mengungkapkan bahwa dia tidak pernah merasa khawatir saat diminta untuk tes DNA, karena Pegi adalah anaknya.

“Saya tidak khawatir saat diminta tes DNA, karena dia memang putra saya,” kata Cecep.

Dedi Mulyadi juga memberikan pesan agar peristiwa ini menjadi pelajaran bagi Pegi untuk memperbaiki hidupnya.

“Ini adalah peringatan untuk Pegi agar mulai berubah. Banyak orang lain yang menghadapi masalah lebih serius, sementara Pegi hanya menjadi bahan gosip,” ujar Dedi Mulyadi. (*)