INGATLAH.COM – Meski pertandingan antara Persikabo 1973 dan PSPS Pekanbaru berakhir imbang 2-2, pelatih PSPS, Aji Santoso secara pribadi mengaku kecewa dengan hasil tersebut.
Bagi Aji, satu poin yang diraih tidak cukup memuaskan karena PSPS melewatkan beberapa peluang emas, terutama di 20 menit terakhir.
“Saya pribadi merasa seperti kalah, meskipun hasilnya seri. Kita punya peluang untuk mencetak gol di akhir pertandingan, tapi tidak bisa dimanfaatkan. Akhirnya, kita syukuri saja hasil ini,” ujar Aji, Selasa (12/11/2024).
Aji, pelatih berusia 53 tahun itu, menegaskan bahwa kemenangan tak bisa diraih tanpa perjuangan maksimal.
Ia menyampaikan kepada para pemainnya bahwa dalam sepak bola, tak ada kepastian tanpa usaha keras.
“Saya sudah tekankan kepada pemain, tidak ada jaminan untuk menang kalau tidak fight,” tambahnya.
Aji juga menyoroti kondisi lapangan yang sedikit mempengaruhi permainan tim, namun ia menolak menjadikannya alasan.
“Kita bermain di lapangan yang sama dengan Persikabo, jadi kondisi lapangan bukan alasan utama,” tutup Aji.
Sebelumnya, ingatlah.com memberitakan duel sengit benar-benar tersaji di Stadion Kera Sakti, Tanggerang saat tuan rumah Persikabo 1973 menjamu PSPS Pekanbaru, Minggu (10/11/2024).
Buktinya, laga bertajuk pekan kesembilan Liga 2 Indonesia itu berakhir dengan skor imbang 2-2.
Dua gol PSPS dicetak Asir Azis pada menit ke-15 dan Ilham Fayhoni pada menit 86.
Sementara dua gol tuan rumah dicetak Abdul Latif Triansyah pada menit ke-62 dan Dalmiansyah pada menit ke -81.
Dengan hasil ini, PSPS Pekanbaru masih kokoh dipuncak klasemen sementara Liga 2 Grup Barat dengan jumalah poin 16.(thohir)





