INGATLAH.COM – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, mengumumkan bahwa pemerintah berencana membatasi pembelian bahan bakar minyak (BBM) subsidi mulai 17 Agustus 2024.
Rencana ini mencakup pembatasan untuk bahan bakar jenis Pertalite yang hanya dapat diakses oleh kendaraan dengan mesin di bawah 1.400 kubik sentimeter (cc) untuk mobil dan di bawah 150 cc untuk motor.
Pengumuman tersebut disampaikan oleh Luhut melalui akun Instagram-nya, di mana ia menekankan perlunya pembatasan untuk menghindari pemberian subsidi yang tidak tepat sasaran.
“Kita berharap pada 17 Agustus ini, kita sudah bisa mulai, di mana orang yang tidak berhak mendapat subsidi bisa kita kurangi,” ujar Luhut dalam unggahannya @luhut.pandjaitan.
Namun, rencana tersebut mendapat bantahan dari Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) serta Menteri Koordinator Bidang Perekonomian.
Kedua kementerian tersebut menolak penerapan pembatasan BBM subsidi sesuai dengan yang diusulkan oleh Luhut.
Dalam draft aturan yang beredar, kendaraan yang masih dapat membeli Pertalite meliputi mobil dengan mesin di bawah 1.400 cc dan motor di bawah 150 cc.
Daftar kendaraan yang akan terpengaruh mencakup berbagai model mobil dan motor, antara lain
Mobil
- All New Ertiga
- Daihatsu Terios
- Daihatsu Xenia 1.5
- DFSK Glory 560
- Honda City Hatchback RS
- Honda City
- Honda HR-V
- Honda Mobilio
- Hyundai Palisade
- Hyundai Santa Fe
- Hyundai Stargazer
- Kia Grand Carnival
- Lexus RX
- Mazda 2 Hatchback
- Mazda 2 Sedan
- Mazda 3 Sedan
- Mazda CX-3
- Mazda CX-5
- Mazda CX-8
- Mazda CX-9
- Mercedes-Benz A 200
- Mercedes-Benz GLE-Class
- Mitsubishi Pajero Sport
- Mitsubishi Pajero Sport Elite
- Mitsubishi Triton
- Mitsubishi Xpander
- Nissan Livina
- Nissan Magnite
- Nissan Serena
- Nissan Terra
- Nissan X Trail
- Renault Triber
- Suzuki Baleno Hatchback
- Toyota Alphard
- Toyota Avanza 1.5
- Toyota Camry
- Toyota Fortuner
- Toyota GR Supra
- Toyota Hiace
- Toyota Hilux
- Toyota Kijang Innova
- Toyota Rush
- Toyota Vios
- Toyota Voxy
- Toyota Yaris
- Wuling Almaz RS
- Wuling Confero S
Motor
- Honda ADV 150
- Honda CB150 Verza
- Honda CB150R Streetfire
- Honda CBR150R
- Honda CRF 150
- Honda PCX 150
- Honda Stylo 160
- Honda Vario 150
- Honda Vario 160
- Ninja H2
- Ninja KX450
- Ninja ZX10R
- Ninja Versys 1000
- Ninja Versys-X 250
- Ninja Vulcan S
- Ninja ZX-25R
- Suzuki Burgman
- Suzuki Gsx 150
- Suzuki Satria R150
- Vespa GTS Super Sport
- Yamaha Aerox
- Yamaha Lexi
- Yamaha Nmax
- Yamaha R15
Rencana pembatasan ini diharapkan dapat mengatasi penyalahgunaan subsidi, namun masih perlu perhatian dan klarifikasi lebih lanjut dari pihak terkait. (*)





