Berita

Film Tepatilah Janji Karya Garin Nugroho, Media Edukasi Pemilu dari KPU Sumbar

×

Film Tepatilah Janji Karya Garin Nugroho, Media Edukasi Pemilu dari KPU Sumbar

Sebarkan artikel ini

INGATLAH.COM – Komisi Pemilihan Umum (KPU) kembali meluncurkan karya edukatif terbaru berupa film berjudul “Tepatilah Janji”, disutradarai oleh Garin Nugroho.

Film berdurasi 1 jam 45 menit ini mengusung pesan penting bagi masyarakat terkait pemilihan kepala daerah secara bijaksana.

Film ini berkisah tentang Adam, seorang kepala desa yang berhasil meraih penghargaan sebagai desa terbaik pada tahun 2024.

Meski awalnya enggan mencalonkan diri sebagai bupati, Adam akhirnya terlibat dalam persaingan dengan Ibu Rahayu, istri mantan bupati yang mencalonkan diri sebagai anggota DPR.

Kampanye Ibu Rahayu melibatkan praktik politik uang di pasar, sedangkan Adam memilih pendekatan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat.

Baca Juga  Pemkab Solsel Gandeng TNI, Bakal Buka Lagi Jalur Pendakian Kerinci

Dalam proses pencalonannya, Adam menghadapi tekanan dari mertuanya yang didukung oleh seorang pengusaha pasir keruk.

Konflik keluarga juga muncul, dengan pandangan berbeda dari istrinya dan ibunya, yang diperankan oleh Cut Mini.

Namun, di akhir cerita, Adam berhasil terpilih sebagai bupati, mengalahkan Ibu Rahayu dengan pendekatan kampanye yang lebih bersih dan mendidik.

Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, dan Pengembangan SDM KPU Sumbar, Jons Manedi, menjelaskan bahwa “Tepatilah Janji” merupakan film kedua produksi KPU, setelah “Kejarlah Janji”.

Film ini memiliki tujuan untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam Pemilu serentak yang akan digelar pada 27 November 2024.

Baca Juga  12 Hari Menjelang Pilkada, KPU Sumbar Tegaskan Komitmen Jujur dan Adil

“Film ini akan disosialisasikan di daerah yang tidak memiliki bioskop melalui kerja sama dengan pemerintah daerah setempat,” kata Jons saat peluncuran di Bioskop CGV Raya Padang pada Jumat (11/10).

Acara ini dihadiri oleh komisioner KPU se-Sumbar, perwakilan partai politik, BEM, ormas, OPD, TNI-Polri, serta awak media.

Jons berharap film ini dapat mendorong tingkat partisipasi masyarakat dalam Pemilu, dengan target pemilih mencapai lebih dari 75 persen pada 27 November 2024. (*)