INGATLAH.COM – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Padang kembali memberlakukan pembelajaran tatap muka mulai Kamis (22/10/2026).
Kebijakan ini diambil seiring membaiknya kualitas udara di Kota Padang setelah sebelumnya kegiatan belajar mengajar dilakukan secara jarak jauh akibat kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Kepala Dinas Pendidikan Kota Padang, Yopi Krislova, mengatakan keputusan tersebut didasarkan pada hasil pemantauan kualitas udara selama beberapa hari terakhir.
Sebelumnya, pembelajaran jarak jauh (PJJ) telah diberlakukan sejak Kamis (15/10/2026).
“Penetapan kembalinya belajar tatap muka berdasarkan pantauan kualitas udara kita yang semakin membaik belakangan ini,” kata Yopi, Rabu (21/10/2026).
Selain kondisi udara yang mulai membaik, keputusan tersebut juga mempertimbangkan banyaknya permintaan dari orang tua siswa agar kegiatan belajar mengajar kembali dilaksanakan secara langsung di sekolah.
Menurut Yopi, kegiatan pembelajaran tatap muka juga perlu kembali dilaksanakan mengingat para siswa akan menghadapi ujian semester pada Desember mendatang.
Meski demikian, Disdikbud Kota Padang tetap meminta seluruh siswa dan tenaga kependidikan untuk menggunakan masker selama beraktivitas di lingkungan sekolah. Langkah ini dilakukan sebagai upaya antisipasi terhadap perubahan kualitas udara akibat kabut asap.
Yopi juga menegaskan bahwa kegiatan pembelajaran di luar ruangan, termasuk olahraga, untuk sementara ditiadakan guna mengurangi risiko paparan asap terhadap siswa.
Dengan kebijakan tersebut, kegiatan belajar mengajar di sekolah kembali berlangsung secara langsung, tetapi tetap disertai langkah pencegahan untuk menjaga kesehatan warga sekolah di tengah kondisi kualitas udara yang masih berpotensi berubah.





