INGATLAH.COM – Persikad Depok harus menerima kenyataan pahit setelah dipaksa menyerah dengan skor telak 0-4 dari PSMS Medan pada pekan keempat Pegadaian Championship 2026/2027.
Duel yang berlangsung di Stadion Utama Sumatera Utara, Medan, Sabtu (3/10/2026) malam tersebut menjadi hasil mengecewakan bagi skuad berjuluk Serigala Margonda.
Kekalahan itu sekaligus membuat Persikad kehilangan posisi puncak klasemen Grup A atau Grup Barat.
Persikad kini harus turun ke peringkat kedua klasemen sementara.
Sebaliknya, PSMS Medan berhasil memanfaatkan laga kandang untuk meraih kemenangan meyakinkan sekaligus mengamankan poin penuh.
Padahal, Persikad mampu memberikan perlawanan cukup solid sepanjang babak pertama.
Anak asuh Achmad Zulkifli memilih bermain lebih bertahan dengan mengandalkan kesabaran serta serangan balik untuk mencari celah di pertahanan tuan rumah.
Strategi tersebut sempat membuat PSMS kesulitan mengembangkan permainan.
Persikad bahkan memperoleh peluang emas menjelang turun minum. Namun, kesempatan tersebut gagal dimaksimalkan Gustavo França menjadi gol.
Memasuki babak kedua, situasi justru berubah drastis. PSMS Medan berhasil memecah kebuntuan melalui skema tendangan bebas.
Gol tersebut menjadi titik balik pertandingan sekaligus membuat permainan Persikad mulai kehilangan keseimbangan.
Masalah Persikad semakin berat setelah Ade Suhendra harus meninggalkan lapangan akibat menerima kartu merah.
Bermain dengan 10 pemain membuat ruang gerak Serigala Margonda semakin terbatas.
PSMS kemudian semakin leluasa mengendalikan pertandingan dan memanfaatkan keunggulan jumlah pemain.
Hingga laga berakhir, Persikad harus menerima kekalahan telak 0-4.
Pelatih Persikad Depok, Achmad Zulkifli, mengakui hasil tersebut jauh dari harapan.
Ia pun menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat Depok dan para pendukung Persikad.
“Pertama-tama saya memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada masyarakat Depok. Kita mendapat hasil yang sangat tidak baik,” ujar Achmad Zulkifli seusai pertandingan.
Meski kecewa, pelatih yang akrab disapa Azul itu menegaskan timnya tidak ingin larut dalam hasil buruk tersebut.
Evaluasi menyeluruh akan dilakukan agar kesalahan serupa tidak kembali terjadi pada pertandingan berikutnya.
“Mudah-mudahan hasil ini menjadi pembelajaran yang luar biasa buat kita. Mudah-mudahan ini menjadi cambuk untuk terus memotivasi kita di pertandingan selanjutnya,” tegasnya.
Permintaan maaf juga disampaikan perwakilan pemain Persikad, Gilang Alviqi.
Ia berharap kekalahan dari PSMS menjadi bahan evaluasi bagi seluruh pemain untuk tampil lebih baik pada laga berikutnya.
“Saya berharap tim bisa memenangkan pertandingan selanjutnya. Ini menjadi pelajaran agar bisa terus belajar untuk pertandingan yang akan datang,” tuturnya.
Persikad kini memiliki waktu untuk melakukan pembenahan, baik dari sisi teknis maupun mental. Tantangan berikutnya pun sudah menanti.
Pada pekan kelima Pegadaian Championship 2026/2027, Persikad Depok akan menghadapi Semen Padang FC.
Laga tersebut menjadi kesempatan bagi Serigala Margonda untuk bangkit sekaligus kembali ke jalur kemenangan.





