INGATLAH.COM – Semen Padang FC harus mengakui keunggulan PSPS Pekanbaru setelah kalah tipis 0-1 dalam duel Derby Andalas, Minggu (4/10/2026) malam.
Laga pekan keempat Championship 2026/2027 itu digelar di Stadion Patriot Chandrabhaga, Bekasi
Kemenangan PSPS ditentukan melalui gol Dimas Wicaksono yang menjadi pembeda dalam pertandingan sengit tersebut.
Hasil ini sekaligus membawa Askar Bertuah pulang dengan tambahan tiga poin penting dari laga penuh gengsi antara dua tim asal Sumatera tersebut.
Tak hanya itu, berkat kemenangan itu anak asuh Akhyar Ilyas melesat ke klasemen 2 sementara Grup A.
- Babak Pertama
Sejak pertandingan dimulai, PSPS Pekanbaru tampil cukup berani meski berstatus sebagai tim tamu.
Askar Bertuah berusaha mengendalikan permainan melalui sirkulasi bola yang rapi serta operan-operan pendek di lini tengah.
Semen Padang yang diperkuat sejumlah pemain berpengalaman justru kesulitan mengembangkan permainan.
Tekanan PSPS membuat aliran bola Kabau Sirah beberapa kali terputus sehingga lini depan tidak banyak mendapatkan suplai bola.
Kabau Sirah kemudian mencoba mengubah pola serangan dengan memanfaatkan umpan-umpan panjang.
Namun, skema tersebut belum efektif membongkar pertahanan PSPS yang tampil disiplin dan mampu mengantisipasi bola-bola yang diarahkan ke lini depan.
Hingga babak pertama berakhir, kedua tim belum mampu mencetak gol. Skor 0-0 membuat persaingan semakin terbuka pada 45 menit berikutnya.
Memasuki babak kedua, PSPS tetap menjaga organisasi permainan. Di sisi lain, Semen Padang masih belum menemukan ritme permainan terbaiknya.
Beberapa kesalahan dalam distribusi bola bahkan membuka ruang bagi PSPS untuk melakukan serangan balik.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-71. Pemain pengganti Dimas Wicaksono yang baru masuk beberapa menit sebelumnya berhasil memanfaatkan peluang dan melepaskan tembakan yang menggetarkan gawang Semen Padang.
Gol tersebut membuat PSPS unggul 1-0.
Tertinggal, Semen Padang meningkatkan intensitas serangan. Memasuki menit-menit akhir pertandingan, Kabau Sirah berusaha menekan dari berbagai sisi untuk mendapatkan gol penyeimbang.
Namun, upaya tersebut belum membuahkan hasil. Pertahanan PSPS tetap tampil solid dan mampu meredam tekanan Semen Padang hingga pertandingan berakhir.
Skor 0-1 untuk kemenangan PSPS Pekanbaru pun bertahan sampai peluit panjang dibunyikan.
Hasil tersebut menjadi kemenangan penting bagi Askar Bertuah dalam persaingan Championship 2026/2027.
Sebaliknya, Semen Padang harus melakukan evaluasi, terutama dalam efektivitas serangan dan koordinasi antarlini.
Kemenangan PSPS juga menunjukkan bahwa kedisiplinan organisasi permainan dan efektivitas dalam memanfaatkan peluang mampu menjadi pembeda dalam pertandingan ketat, terlepas dari materi pemain yang dimiliki masing-masing tim.





