Sumbar

Bawa Nama Sumatera Barat, 16 Santri Diniyyah Pasia Berlaga di PPSN Nasional Malang

×

Bawa Nama Sumatera Barat, 16 Santri Diniyyah Pasia Berlaga di PPSN Nasional Malang

Sebarkan artikel ini

INGATLAH.COM – Sebanyak 16 santri Pondok Pesantren Modern (PPM) Diniyyah Pasia mendapat kepercayaan mewakili Provinsi Sumatera Barat dalam ajang Perkemahan Pramuka Santri Nusantara (PPSN) Tingkat Nasional 2026.

Kegiatan itu dilaksanakan di Kabupaten Malang, Jawa Timur, pada 1 – 6 Oktober 2026.

Kontingen yang terdiri dari delapan santri putra dan delapan santri putri tersebut didampingi dua pembimbing, Ustaz Rifnal dan Ustazah Prilia Rahmayanti.

Keikutsertaan mereka menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga besar PPM Diniyyah Pasia.

Selain membawa nama pesantren, para santri juga mengemban amanah untuk menunjukkan kemampuan, karakter, dan semangat generasi muda Sumatera Barat di hadapan peserta dari berbagai daerah di Indonesia.

Sebelum bertolak menuju Malang, keberangkatan kontingen dilepas langsung oleh Pimpinan PPM Diniyyah Pasia, Ustaz Nawazir Muchtar, bersama jajaran pimpinan pesantren.

Pelepasan tersebut sekaligus menjadi momentum pemberian dukungan dan doa agar seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan dengan penuh tanggung jawab serta memperoleh pengalaman berharga.

Ikuti Sejumlah Perlombaan, Tunjukkan Kemampuan Santri

Kepada ingatlah.com, Ustaz Rifnal menjelaskan, setiba di Kabupaten Malang para santri mulai mengikuti rangkaian kegiatan PPSN, termasuk sejumlah perlombaan yang menguji kreativitas, keterampilan, kekompakan, dan kemampuan bekerja sama.

Baca Juga  Ibu dan Nenek Tewas Dipukul Kayu Usai Shalat Isya, Pria di Sumbar Jadi Tersangka

“Beberapa kegiatan yang telah dimulai di antaranya pionering, kuliner, karnaval, yel-yel, serta berbagai agenda kepramukaan lainnya,” katanya.

Melalui kegiatan tersebut, para santri berkesempatan menunjukkan kemampuan sekaligus berinteraksi dengan peserta dari berbagai pondok pesantren di Indonesia.

PPSN juga menjadi ruang pembelajaran di luar lingkungan pesantren. Para peserta dituntut mampu beradaptasi, menjaga kedisiplinan, membangun kerja sama tim, serta menunjukkan sikap sportif dalam setiap perlombaan.

Bagi PPM Diniyyah Pasia, keikutsertaan ini bukan sekadar mengejar kemenangan, melainkan bagian dari proses pendidikan untuk membentuk santri yang mandiri, tangguh, kreatif, dan memiliki jiwa kepemimpinan.

Sebelumnya, dalam prosesi pelepasan kontingen, Ustaz Nawazir Muchtar berpesan agar seluruh santri senantiasa menjaga kedisiplinan, kesehatan, kekompakan, dan semangat selama mengikuti kegiatan.

“Tetaplah menjaga nama baik pesantren dan Provinsi Sumatera Barat dengan menampilkan perilaku santun, sportif, serta bertanggung jawab,” pesannya

Pesan serupa turut disampaikan kepada para pembimbing agar dapat mendampingi santri secara optimal dan menjadikan PPSN sebagai kesempatan untuk memperluas wawasan serta menambah pengalaman.

Pengalaman yang diperoleh selama kegiatan diharapkan tidak berhenti pada 16 santri yang berangkat, tetapi juga dapat dibagikan kepada santri lainnya setelah kembali ke PPM Diniyyah Pasia.

Baca Juga  KAI Sumbar Siapkan 37 PJL Baru, Wajib Sertifikasi Sebelum Bertugas

Dengan demikian, keikutsertaan dalam ajang nasional ini dapat memberikan manfaat lebih luas bagi lingkungan pesantren.

Keikutsertaan PPM Diniyyah Pasia dalam PPSN Tingkat Nasional 2026 menjadi bagian dari upaya pendidikan yang tidak hanya menitikberatkan pada aspek akademik, tetapi juga penguatan karakter, keterampilan sosial, dan jiwa kepemimpinan.

Melalui kegiatan kepramukaan, santri didorong untuk belajar mengambil tanggung jawab, bekerja sama, berkompetisi secara sehat, serta mempersiapkan diri untuk berkontribusi di tengah masyarakat.

Perjalanan menuju Malang pun menjadi pengalaman penting bagi 16 santri tersebut.

Mereka membawa nama pesantren, harapan keluarga, serta kepercayaan masyarakat Sumatera Barat.

Kontingen PPM Diniyyah Pasia diharapkan mampu menampilkan kemampuan terbaik, menjaga kekompakan, dan menjadikan setiap rangkaian kegiatan sebagai pengalaman yang memperkaya proses pembelajaran.

Semangat mereka menjadi gambaran bahwa santri tidak hanya mampu berkembang di lingkungan pesantren, tetapi juga siap mengambil bagian dalam berbagai kegiatan dan prestasi di tingkat nasional.

Selamat berjuang kontingen PPM Diniyyah Pasia. Jaga disiplin, kesehatan, kekompakan, dan nama baik pesantren. Semoga perjuangan di PPSN Nasional 2026 menjadi pengalaman berharga sekaligus menghadirkan prestasi yang membanggakan.