INGATLAH.COM – PSIM Yogyakarta kembali menggelar latihan bersama setelah menikmati masa libur hampir sepekan pada jeda internasional FIFA Matchday.
Skuad Laskar Mataram mulai memanaskan mesin menghadapi rangkaian pertandingan berikutnya di BRI Super League 2026/27.
Latihan perdana setelah jeda digelar secara tertutup di Lapangan Yogyakarta Independent School (YIS), Minggu (27/9/2026) pagi.
Sesi tersebut menjadi langkah awal PSIM untuk mengembalikan kondisi fisik dan kesiapan pemain setelah tidak menjalani latihan bersama sejak menyelesaikan laga tandang melawan Madura United FC pada Jumat (18/9).
Manajer PSIM Yogyakarta, Iksan Mahar, mengatakan sesi latihan pertama berlangsung sekitar satu jam dengan intensitas yang masih berada pada level menengah.
“Dari sesi latihan perdana setelah tim libur di FIFA Matchday break di bulan Oktober ini, latihan berjalan kurang lebih satu jam di Minggu pagi di Lapangan YIS, dan intensitas cenderung menengah,” kata Iksan.
Menurutnya, tim pelatih sengaja tidak langsung memberikan menu latihan dengan intensitas tinggi.
Penyesuaian dilakukan agar pemain dapat kembali beradaptasi dengan aktivitas fisik dan kondisi lapangan setelah mendapatkan waktu istirahat.
“Karena kita tahu, setelah libur panjang, para pemain relaksasi, terutama menjauhkan diri sejenak dari sepak bola,” ujarnya.
Pada sesi tersebut, tim pelatih memberikan menu latihan yang menggabungkan aspek fisik dan taktikal.
Program tersebut dirancang untuk membantu pemain secara bertahap mengembalikan kebugaran sekaligus mempertajam kembali pemahaman taktikal.
“Mereka butuh lagi kembali untuk penyegaran, dan latihan kali ini perpaduan bagaimana latihan fisik dan juga ada juga tadi sesi taktikal,” ungkap Iksan.
Latihan perdana itu sekaligus menjadi tahap awal bagi staf pelatih untuk memantau kondisi setiap pemain setelah menjalani masa libur.
Tingkat intensitas latihan pun belum dinaikkan seperti sebelum jeda.
“Intensitasnya memang belum setinggi sebelumnya, jadi memang ini masih proses awal untuk kembali persiapkan para pemain ke level fitness terbaik mereka,” tutur Iksan.
PSIM selanjutnya akan meningkatkan porsi latihan secara bertahap. Selain latihan di lapangan, program kebugaran melalui sesi gym secara tim juga telah disiapkan seperti yang dilakukan saat pramusim.
“Setelah nanti ada latihan juga di pekan depan, diagendakan juga untuk sesi gym secara tim seperti pada pramusim lalu. Jadi, fokusnya memang sekarang bagaimana tim pelatih membenahi pemain secara individu dan juga secara tim, baik untuk sisi taktikal, mental, dan juga fisik mereka,” lanjutnya.
Namun, pada latihan perdana tersebut, belum seluruh pemain bergabung. Pemain asal Kosta Rika, Marvin Loria, masih mendapatkan izin untuk memperpanjang masa liburnya karena istrinya baru saja melahirkan anak kedua mereka.
“Sejauh ini yang belum bergabung hanya tinggal Marvin Loria karena kemarin dia memang minta izin untuk lebih lama akibat istrinya baru melahirkan putra keduanya,” kata Iksan.
Marvin dijadwalkan kembali bergabung pada awal Oktober. Kehadirannya nantinya diharapkan dapat membantu PSIM mempersiapkan diri menghadapi pertandingan berikutnya melawan Persija Jakarta.
Laga tersebut dijadwalkan berlangsung pada Sabtu (10/10/2026).
Dengan waktu persiapan yang tersedia, PSIM akan memanfaatkan jeda kompetisi untuk membangun kembali kondisi fisik, taktikal, mental, dan kekompakan tim sebelum kembali bertarung di BRI Super League 2026/27.





