PADANG – Perumda Air Minum Kota Padang kembali melanjutkan pembenahan fasilitas pengolahan air di Instalasi Pengolahan Air (IPA) Gunung Pangilun.
Setelah perbaikan Accelerator 1 selesai, pekerjaan kini berlanjut pada Accelerator 2.
Perbaikan Accelerator 2 tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya memulihkan sekaligus memperkuat infrastruktur penyediaan air bersih agar pelayanan kepada pelanggan dapat berjalan lebih optimal.
Pekerjaan ini juga menjadi bagian dari penanganan infrastruktur yang dilakukan bersama Kementerian Pekerjaan Umum dan PT Hutama Karya.
Pengerjaan Accelerator 2 IPA Gunung Pangilun mulai dilakukan pada September 2026. Pada hari ketiga pengerjaan, Rabu (9/9/2026), petugas masih fokus mengerjakan sejumlah bagian utama, termasuk pemasangan gutter dan kedudukan tube settler.
Humas Perumda Air Minum Kota Padang, Adhie Zein, mengatakan proses rehabilitasi berjalan mengikuti tahapan pekerjaan yang telah ditentukan.
“Di balik air yang mengalir ke rumah Bapak dan Ibu, ada proses perbaikan yang terus kami lakukan. Hari ini merupakan hari ketiga rehabilitasi IPA di Gunung Pangilun,” ujar Adhie Zein.
Pemasangan gutter dan kedudukan tube settler menjadi bagian dari pekerjaan utama dalam rehabilitasi Accelerator 2.
Pekerjaan tersebut sebelumnya diperkirakan membutuhkan waktu sekitar tiga pekan, namun kemudian diupayakan selesai lebih cepat dalam waktu sekitar dua pekan.
Proyek rehabilitasi fasilitas pengolahan air bersih tersebut dilaksanakan Kementerian Pekerjaan Umum melalui kontraktor PT Hutama Karya. Perbaikan dilakukan untuk mendukung peningkatan fasilitas pengolahan air dan keandalan pelayanan air bersih kepada masyarakat.
Di sisi lain, proses pekerjaan berpotensi memengaruhi distribusi air ke sejumlah pelanggan. Karena itu, Perumda Air Minum Kota Padang meminta masyarakat yang berada di wilayah terdampak untuk menyiapkan persediaan air sebelum aliran mengalami gangguan.
“Kami memahami proses ini mungkin berdampak pada kenyamanan pelanggan. Sebagai bentuk antisipasi, kami mengimbau masyarakat untuk dapat menampung air secukupnya sebelum pekerjaan berlangsung atau saat aliran air masih menyala,” jelas Adhie.
Sebagai langkah antisipasi, Perumda Air Minum Kota Padang juga menyiapkan mobil tangki secara gratis bagi pelanggan yang mengalami gangguan distribusi air secara mendesak.
Bantuan suplai air bersih tersebut dapat diminta melalui WhatsApp 0811669123 atau Call Center 1500030.
Perumda Air Minum Kota Padang berharap masyarakat dapat mendukung proses rehabilitasi Accelerator 2 agar pekerjaan berjalan lancar dan target penyelesaian dapat tercapai.
“Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi dan memohon doa serta dukungan masyarakat agar perbaikan ini selesai tepat waktu. Ini adalah bentuk ikhtiar kami untuk memberikan pelayanan air bersih yang lebih optimal ke depannya,” pungkas Adhie.





