INGATLAH.COM – PSS Sleman menutup rangkaian uji coba pramusim dengan hasil meyakinkan.
Menjamu Persiku Kudus di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Sabtu (29/8), Super Elang Jawa tampil dominan dan mengakhiri pertandingan dengan kemenangan telak 6-1.
Pertandingan tersebut menjadi laga uji coba keempat PSS Sleman dalam persiapan menghadapi kompetisi Super League 2026/27.
Sebelumnya, tim asuhan Pieter Huistra telah menguji kekuatan menghadapi Kendal Tornado FC, Persita Tangerang, dan PSM Makassar.
Enam gol PSS ke gawang Persiku masing-masing dicetak oleh Gustavo Tocantins, Matheus Fornazari yang menyumbangkan dua gol, Melvyn Lorenzen dengan dua gol, serta Cleberson de Souza.
Hasil tersebut menjadi modal positif bagi PSS yang berstatus sebagai tim promosi Super League 2026/27.
Lebih dari sekadar kemenangan, laga ini menjadi kesempatan terakhir bagi tim pelatih untuk melihat kesiapan skuad sebelum memasuki kompetisi sesungguhnya.
Pelatih PSS Sleman, Pieter Huistra, menilai perkembangan tim selama pramusim berjalan sesuai harapan.
Ia melihat peningkatan signifikan dari sisi fisik maupun taktik, sementara para pemain baru juga mulai mendapatkan kesempatan bermain dan beradaptasi dengan sistem permainan tim.
“Jelas sekali bahwa secara fisik kami telah berkembang pesat, secara taktik kami juga berkembang pesat. Para pemain baru pada laga ini juga mendapatkan menit bermain dan menyenangkan melihat semua orang mencapai kebugaran penuh,” ujar Huistra seusai pertandingan.
Pelatih asal Belanda itu bahkan menilai skuadnya sudah berada dalam kondisi siap untuk menghadapi kompetisi.
“Saya rasa kami sudah siap untuk memulai liga. Kami juga sangat menantikan liga dimulai karena pertandingan latihan memang bagus, tapi kami ingin bermain di pertandingan yang sebenarnya,” katanya.
Meski grafik perkembangan tim menunjukkan hasil positif, Huistra tidak ingin para pemain terlena dengan performa selama pramusim.
Menurutnya, proses evaluasi harus terus berjalan.
Setiap pertandingan di kompetisi nanti akan menjadi kesempatan bagi PSS untuk menemukan aspek yang masih perlu diperbaiki.
“Kami selalu ingin berkembang. Bahkan di liga nanti, setiap pertandingan, kami mencoba mencari hal-hal yang bisa ditingkatkan,” tutur Huistra.
Ia juga mengapresiasi perkembangan para pemain baru yang dinilai semakin memahami tugas dan peran masing-masing dalam skema permainan PSS.
“Sejauh ini, jika saya melihat keseluruhan pramusim, para pemain baru sudah paham apa yang harus dilakukan. Saya rasa kami sudah siap dan senang untuk memulai kompetisi yang sesungguhnya, Super League,” pungkasnya.
Kemenangan telak atas Persiku menjadi penutup ideal bagi PSS Sleman sebelum mengarungi Super League 2026/27.
Dengan persiapan fisik, taktik, dan mental yang terus dimatangkan, Super Elang Jawa kini siap membuktikan diri setelah kembali ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia.





