INGATLAH.COM – Persebaya Surabaya memasuki fase akhir persiapan sebelum menghadapi kompetisi Super League 2026/27.
Setelah menjalani rangkaian pertandingan pramusim, skuad Bajul Ijo kini berada di Thailand untuk menjalani pemusatan latihan.
Persebaya sebelumnya telah melakoni tujuh pertandingan selama hampir dua bulan sebagai bagian dari persiapan menuju musim baru.
Berbagai laga tersebut menjadi bahan evaluasi bagi tim pelatih untuk melihat perkembangan skuad sekaligus menemukan formula permainan yang paling sesuai.
Kini, evaluasi tersebut dibawa ke pemusatan latihan di Thailand. Persebaya dijadwalkan kembali ke Surabaya pada Kamis (27/8/2026), sebelum kompetisi resmi bergulir pada September mendatang.
Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, menegaskan bahwa pemusatan latihan kali ini tidak boleh sekadar menjadi agenda rutin.
Ia ingin seluruh pemain memanfaatkan kesempatan tersebut untuk meningkatkan kesiapan fisik, taktik, dan mental sebelum kompetisi dimulai.
“Target kami di pemusatan latihan ini adalah mempersiapkan tim dengan intensitas yang tinggi,” ujar Tavares.
Pelatih asal Portugal tersebut berencana meningkatkan intensitas latihan selama berada di Thailand. Program tersebut diharapkan mampu membuat kondisi pemain semakin optimal sekaligus memperkuat pemahaman terhadap sistem permainan yang akan digunakan sepanjang musim.
Menurut Tavares, waktu yang tersisa sebelum kickoff Super League 2026/27 harus dimanfaatkan secara maksimal. Persebaya tidak ingin memasuki kompetisi dengan persiapan yang belum matang.
Selain meningkatkan intensitas latihan, pemusatan latihan di luar negeri juga dipilih untuk memberikan pengalaman berbeda kepada para pemain. Thailand dinilai menawarkan lingkungan baru yang dapat membantu tim keluar dari rutinitas persiapan di Surabaya.
Tavares menyebut perubahan suasana, menghadapi lawan yang berbeda, hingga menjalani sesi latihan di lingkungan baru dapat memberikan motivasi tambahan kepada Francisco Rivera dan kawan-kawan.
“Pemusatan latihan di negara yang berbeda juga memberikan motivasi baru bagi pemain. Lingkungan baru, lawan yang berbeda, dan suasana latihan yang berbeda akan membantu kami berkembang,” katanya.
Menurutnya, pengalaman tersebut penting untuk membangun mental dan kesiapan tim sebelum menghadapi persaingan Super League yang diprediksi berlangsung ketat.
“Itu yang kami inginkan dari proses ini,” lanjut Tavares.
Dengan kompetisi yang semakin dekat, Persebaya kini memiliki waktu terbatas untuk menyempurnakan berbagai aspek permainan. Hasil tujuh laga pramusim menjadi modal evaluasi, sementara pemusatan latihan di Thailand menjadi kesempatan terakhir untuk mematangkan tim.
Setelah kembali ke Surabaya pada pekan depan, Bajul Ijo diharapkan telah memiliki fondasi permainan yang lebih solid dan siap menyambut kickoff Super League 2026/27.





