INGATLAH – Pelatih asal Sumatera Barat (Sumbar), Dian Rama Saputra, mendapat kesempatan mengikuti FIFA Member Association (MA) Coach Educator Pathway Assessment yang digelar Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI).
Dian menjadi satu-satunya pelatih dari Sumbar yang dipanggil dalam program tersebut. Ia bergabung bersama 19 pelatih lainnya dari berbagai daerah di Indonesia.
Pemanggilan tersebut tertuang dalam surat PSSI Nomor 4122/UDN/2409/VII-2026 tertanggal 28 Juli 2026. Surat itu ditandatangani Sekretaris Jenderal PSSI Yunus Nusi.
Kegiatan berlangsung selama empat hari, 10-13 Agustus 2026, di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Pelaksanaan program telah dimulai pada Senin (10/8).
“Ini kami sudah menuju stadion guna praktik lapangan,” kata Dian Rama Saputra saat dihubungi dari Yogyakarta, Senin.
FIFA MA Coach Educator Pathway Assessment merupakan program penilaian untuk meningkatkan kompetensi para pendidik pelatih atau coach educator. Program ini menggunakan standar evaluasi yang mengacu pada sistem kepelatihan sepak bola FIFA.
Dalam program tersebut, para peserta dinilai berdasarkan kemampuan menerapkan metode asesmen secara objektif. Penilaian juga diarahkan untuk menyelaraskan standar evaluasi kursus kepelatihan, termasuk lisensi C dan B, dengan standar konfederasi serta standar global.
Selain itu, program tersebut menekankan penerapan metode pembelajaran bagi orang dewasa yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan di lapangan.
Dian mengikuti program tersebut bersama sejumlah nama yang sudah tidak asing dalam dunia sepak bola nasional.
Di antaranya Khusnul Yaqien, Yusuf Bachtiar, Joko Susilo, Ricky Nelson, Rudy Eka Priyambada, Fakhri Husaini, Wolfgang Pikal, Zulkifli Syukur, hingga Mukti Ali Raja.
Secara keseluruhan, terdapat 20 pelatih yang dipanggil PSSI untuk mengikuti FIFA MA Coach Educator Pathway Assessment.
Mereka berasal dari berbagai daerah, seperti Sumbar, Jawa Tengah, Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Timur, DI Yogyakarta, Banten, Papua Tengah, hingga Sulawesi Selatan.
Bagi Dian, kesempatan tersebut menjadi bagian penting dalam pengembangan kapasitasnya sebagai pelatih. Sebelumnya, ia tercatat sebagai pelatih PSPP Padang Panjang pada kompetisi Liga 4 Sumbar.
Dian berharap seluruh rangkaian assessment dapat berjalan lancar sehingga ilmu dan pengalaman yang diperolehnya dapat diterapkan serta dibagikan kepada para pelatih sepak bola di Sumbar.
“Saya mohon doa dan dukungannya. Semoga pelatihan yang saya ikuti selama empat hari ke depan berjalan dengan baik dan lancar. Sehingga ilmu yang didapat bisa disalurkan kepada para pelatih,” ujar Dian.





