INGATLAH.COM – Komitmen menghadirkan pembangunan hingga pelosok desa kembali ditegaskan Kodam XIX Tuanku Tambusai. Bersama Pemerintah Kabupaten Pelalawan, program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dibuka di halaman Kantor Bupati Pelalawan, Pangkalan Kerinci, Rabu (15/7/2026), dengan fokus mempercepat pemerataan pembangunan, memperkuat ketahanan wilayah, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan fisik dan pemberdayaan warga.
Upacara pembukaan dipimpin langsung Bupati Pelalawan Zukri dan dihadiri Danrem 031/Wira Bima Brigjen TNI Dr. Agustatius, S.Sos., M.Si., M.Han., unsur Forkopimda, jajaran TNI-Polri, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen masyarakat. Mengusung tema “Dengan Semangat TMMD Mewujudkan Pemerataan Pembangunan dan Ketahanan Nasional di Wilayah”, kegiatan ini menjadi simbol kuat sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa.
Dalam amanatnya, Bupati Zukri menegaskan bahwa TMMD bukan hanya menghadirkan pembangunan infrastruktur, tetapi juga menjadi gerakan membangun semangat gotong royong, persatuan, dan kepedulian sosial. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor melalui TMMD menjadi langkah nyata untuk mempercepat pemerataan pembangunan sekaligus mendorong peningkatan kualitas hidup masyarakat di wilayah pedesaan.
Prosesi pembukaan ditandai dengan pembacaan laporan kesiapan oleh Dansatgas TMMD, penyematan tanda peserta, penyerahan alat kerja secara simbolis, serta penandatanganan naskah penyerahan program kepada Dansatgas sebagai tanda dimulainya seluruh rangkaian kegiatan TMMD Ke-129 di Kabupaten Pelalawan.
Pada pelaksanaan TMMD kali ini, Kodim 0313/Kampar memprioritaskan pembangunan fisik berupa peningkatan badan jalan sepanjang 2,5 kilometer, pembangunan 3 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), 3 unit MCK, serta 3 titik sumur bor. Selain itu, masyarakat juga akan menerima berbagai kegiatan nonfisik, mulai dari penyuluhan wawasan kebangsaan, bela negara, bahaya narkoba, hukum dan kamtibmas, layanan kesehatan, pencegahan stunting, Posyandu, hingga edukasi pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Tak hanya itu, program unggulan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) juga menjadi bagian dari TMMD Ke-129, meliputi pembangunan 2 unit RTLH, penyediaan 2 titik sarana air bersih, penghijauan, pembersihan lingkungan, rehabilitasi Masjid Nurul Ihsan, penanganan stunting, serta penguatan ketahanan pangan sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Sebanyak 150 personel TNI yang terdiri dari staf dan Satuan Setingkat Kompi (SSK), bersama 36 warga, akan bergotong royong menuntaskan seluruh sasaran selama program berlangsung. Melalui TMMD Ke-129, Kodam XIX Tuanku Tambusai menegaskan komitmennya untuk terus mempercepat pembangunan yang merata, memperkuat ketahanan nasional dari desa, serta memperkokoh kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui kerja nyata di lapangan.





