INGATLAH.COM – Ketika pertandingan mulai mengarah ke babak tambahan waktu, Kylian Mbappe kembali menunjukkan mengapa dirinya masih menjadi tumpuan utama Timnas Prancis.
Satu tendangan penalti yang dieksekusi dengan penuh ketenangan sudah cukup membawa Les Bleus menundukkan Paraguay 1-0 pada babak 16 besar Piala Dunia 2026 di Philadelphia Stadium, Amerika Serikat, Minggu.
Gol tunggal sang kapten mengantarkan Prancis mengamankan tiket ke perempat final.
Di babak berikutnya, mereka sudah ditunggu Maroko yang sebelumnya tampil impresif setelah menyingkirkan Kanada dengan kemenangan meyakinkan 3-0.
Sejak peluit awal dibunyikan, Prancis langsung mengambil alih kendali permainan. Tim besutan Didier Deschamps mendominasi penguasaan bola dan berulang kali menekan pertahanan Paraguay.
Namun, disiplin tinggi yang diperagakan barisan belakang Paraguay membuat para penyerang Prancis frustrasi.
Hampir seluruh ruang tembak berhasil ditutup rapat sehingga peluang-peluang Les Bleus kerap berakhir sia-sia.
Kesempatan pertama hadir melalui situasi bola mati. Bek kanan Jules Kounde berhasil menyambar sepak pojok dengan sundulan keras, tetapi kiper Paraguay, Orlando Gill, masih sigap mengamankan bola.
Tak lama berselang, Manu Kone dan Adrien Rabiot mencoba peruntungan lewat tembakan jarak jauh.
Sayangnya, akurasi penyelesaian akhir masih belum cukup untuk memecah kebuntuan. Skor imbang tanpa gol bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, intensitas serangan Prancis semakin meningkat. Mbappe mulai lebih aktif bergerak mencari ruang, memanfaatkan kecepatannya untuk membongkar pertahanan lawan.
Salah satu peluang terbaik lahir dari skema serangan balik cepat. Mbappe berhasil lolos dari kawalan, tetapi upayanya lebih dulu dipatahkan Juan Jose Caceres sebelum melepaskan tembakan berbahaya.
Momentum yang ditunggu Prancis akhirnya datang pada menit ke-70.
Wasit menunjuk titik putih setelah meninjau tayangan Video Assistant Referee (VAR). Dalam tayangan ulang terlihat gelandang Paraguay, Diego Gomez, menjatuhkan Desire Doue di dalam kotak penalti.
Keputusan itu disambut antusias para pemain Prancis. Mbappe maju sebagai algojo.
Dengan penuh ketenangan, penyerang Real Madrid tersebut mengirim bola ke pojok kiri bawah gawang sambil mengecoh arah gerak Orlando Gill.
Gol tersebut langsung disambut sorak sorai ribuan pendukung Les Bleus yang memadati stadion. Unggul satu gol membuat Prancis semakin percaya diri.
Mbappe nyaris menggandakan keunggulan melalui aksi individu khasnya. Ia melewati beberapa pemain sebelum melepaskan tembakan keras, tetapi Gill kembali menunjukkan kualitasnya dengan melakukan penyelamatan gemilang.
Paraguay bukannya tanpa peluang. Kesalahan Dayot Upamecano di lini belakang hampir berbuah petaka. Mauricio berhasil mencuri bola dan melepaskan tendangan keras dari dalam kotak penalti.
Beruntung bagi Prancis, Mike Maignan tampil sigap untuk menggagalkan peluang emas tersebut. Memasuki masa injury time, pertandingan berlangsung semakin terbuka.
Mbappe kembali memperoleh kesempatan emas setelah menerima umpan terobosan. Namun lagi-lagi Orlando Gill tampil luar biasa dengan menepis tembakan sang kapten, bahkan sukses menghalau bola muntah yang mengancam gawangnya.
Meski gagal menambah gol, keunggulan 1-0 sudah cukup bagi Prancis untuk memastikan langkah ke delapan besar.
Kemenangan ini sekaligus menegaskan ketangguhan Les Bleus sebagai salah satu kandidat kuat juara dunia.
Di sisi lain, Paraguay harus mengakhiri perjuangan mereka meski tampil disiplin dan mampu memberikan perlawanan sengit sepanjang pertandingan.
Kini tantangan yang lebih besar telah menanti Prancis. Maroko, yang tampil impresif sepanjang turnamen, siap menguji mental juara Mbappe dan kolega dalam duel perempat final yang diprediksi berlangsung sengit.
Dengan ketajaman Mbappe yang kembali menjadi pembeda di laga krusial, optimisme publik Prancis untuk kembali mengangkat trofi Piala Dunia semakin menguat.





