SumbarPadangUtama

Mobil Terjun ke Jurang Sitinjau Lauik, Evakuasi Dramatis Tengah Malam

×

Mobil Terjun ke Jurang Sitinjau Lauik, Evakuasi Dramatis Tengah Malam

Sebarkan artikel ini
Mobil Terjun ke Jurang Sitinjau Lauik, Evakuasi Dramatis Tengah Malam
Mobil Terjun ke Jurang Sitinjau Lauik, Evakuasi Dramatis Tengah Malam

INGATLAH.COM – Kecelakaan tragis terjadi di kawasan ekstrem Panorama Sitinjau Lauik, Kota Padang, Jumat (3/7/2026) dini hari.

Sebuah mobil dilaporkan terjun ke dalam jurang sedalam sekitar 80 meter, memicu operasi penyelamatan dramatis oleh tim SAR gabungan.

Peristiwa ini langsung mendapat respons cepat dari berbagai unsur, termasuk Basarnas Padang, Polresta Padang, BPBD Kota Padang, Dinas Pemadam Kebakaran, serta masyarakat setempat.

Proses evakuasi berlangsung dalam kondisi yang tidak mudah, mengingat medan yang curam, gelap, serta minim pencahayaan.

Komandan Tim Basarnas Padang, Tri Desyu, mengungkapkan bahwa proses penyelamatan membutuhkan kehati-hatian ekstra.

Baca Juga  Kecelakaan Sicincin, Mahasiswi 19 Tahun Meninggal Dunia Usai Tabrakan Truk Boks

Tim harus menuruni tebing dengan teknik khusus demi mencapai lokasi kendaraan yang berada jauh di dasar jurang.

“Medannya sangat menantang, curam dan gelap. Namun berkat kerja sama seluruh tim, korban akhirnya berhasil kami evakuasi,” ujar Tri.

Setelah melalui proses yang cukup menegangkan, korban berhasil ditemukan dan diangkat ke atas pada pukul 00.44 WIB.

Evakuasi tersebut menjadi titik akhir dari operasi SAR yang dilakukan secara intensif sejak laporan kejadian diterima.

Kawasan Sitinjau Lauik sendiri dikenal sebagai salah satu jalur paling ekstrem di Sumatera Barat.

Baca Juga  Begini Kata Juninho Cabral, Pemain Asing Sumsel United Jelang Hadapi PSPS Pekanbaru

Tikungan tajam, tanjakan curam, serta kondisi jalan yang berliku sering menjadi faktor risiko terjadinya kecelakaan, terutama pada malam hari atau saat cuaca buruk.

Dengan berhasilnya proses evakuasi, operasi SAR resmi ditutup pada Jumat dini hari.

Meski demikian, peristiwa ini kembali menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan bagi para pengendara yang melintasi jalur tersebut.

Basarnas mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati, memastikan kondisi kendaraan prima, serta menghindari perjalanan di jalur ekstrem saat kondisi tidak memungkinkan.