INGATLAH.COM – Timnas Portugal tampil perkasa dengan membungkam Uzbekistan lima gol tanpa balas dalam laga Grup K Piala Dunia 2026 yang berlangsung di Stadion Houston, Amerika Serikat, Rabu (24/6/2026) dini hari WIB.
Kemenangan telak tersebut tidak hanya membawa Portugal semakin dekat ke babak berikutnya, tetapi juga menjadi panggung bagi sang kapten, Cristiano Ronaldo, untuk kembali mencatatkan namanya dalam buku sejarah sepak bola dunia.
Penyerang veteran berusia 41 tahun itu mencetak dua gol masing-masing pada menit ke-6 dan menit ke-39. Tiga gol Portugal lainnya disumbangkan Nuno Mendes pada menit ke-17, gol bunuh diri Abduvohid Nematov pada menit ke-60, serta Rafael Leao yang melengkapi pesta gol Portugal pada menit ke-87.
Sejak awal pertandingan, Portugal tampil agresif dan mendominasi jalannya laga. Uzbekistan yang berusaha memberikan perlawanan justru kesulitan mengimbangi tempo permainan tim asuhan Roberto Martinez.
Keunggulan 3-0 yang diraih Portugal pada babak pertama ternyata menjadi catatan sejarah tersendiri. Berdasarkan data Stats Foot yang dikutip Goal.com, ini merupakan pertama kalinya sepanjang sejarah Portugal mampu unggul tiga gol pada paruh pertama pertandingan di ajang Piala Dunia.
Kemenangan besar ini sekaligus menjadi jawaban atas kritik yang sempat menghampiri Portugal usai hasil kurang memuaskan pada laga pembuka. Sebelumnya, Selecao hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan Republik Demokratik Kongo sehingga memunculkan keraguan terhadap performa tim.
Namun di Houston, Portugal menunjukkan kualitas sesungguhnya. Permainan kolektif yang solid dipadukan dengan ketajaman lini depan membuat mereka tampil dominan sepanjang pertandingan.
Sorotan utama tentu kembali mengarah kepada Cristiano Ronaldo. Tambahan dua gol ke gawang Uzbekistan membuat koleksi golnya di putaran final Piala Dunia kini mencapai 10 gol. Jumlah tersebut membuat Ronaldo melampaui rekor legenda Portugal, Eusebio, yang sebelumnya mengoleksi sembilan gol di ajang yang sama.
Tak hanya itu, Ronaldo juga kembali memecahkan rekor individu lainnya. Berdasarkan data FIFA, pemain yang kini berusia 41 tahun 138 hari tersebut menjadi pencetak gol tertua kedua dalam sejarah Piala Dunia setelah Roger Milla pada edisi 1994.
Lebih istimewa lagi, Ronaldo kini tercatat sebagai pemain pertama dalam sejarah yang berhasil mencetak gol pada enam edisi Piala Dunia berbeda, mulai dari 2006 hingga 2026.
Ketajaman Ronaldo juga membuat persaingan perebutan Sepatu Emas Piala Dunia 2026 semakin menarik. Dengan tambahan dua gol tersebut, namanya kini masuk ke jajaran papan atas daftar pencetak gol terbanyak sementara turnamen.
Meski demikian, posisi teratas masih ditempati kapten Argentina, Lionel Messi, yang telah mengoleksi lima gol. Di bawah Messi terdapat Kylian Mbappe dan Erling Haaland dengan masing-masing empat gol.
Sementara Ronaldo mulai menempel ketat bersama sejumlah pemain lain, termasuk duo Brasil Matheus Cunha dan Vinicius Junior.
Dengan performa impresif yang ditunjukkan Portugal dan ketajaman Ronaldo yang belum juga memudar di usia 41 tahun, Selecao kini menjadi salah satu tim yang patut diperhitungkan dalam perburuan gelar juara Piala Dunia 2026.





