HukrimNasional

Terungkap, Begini Pengakuan Taufik Hidayat Tersangka Penyekapan Perempuan di Bandung

×

Terungkap, Begini Pengakuan Taufik Hidayat Tersangka Penyekapan Perempuan di Bandung

Sebarkan artikel ini
Terungkap, Begini Pengakuan Taufik Hidayat Tersangka Penyekapan Perempuan di Bandung
Terungkap, Begini Pengakuan Taufik Hidayat Tersangka Penyekapan Perempuan di Bandung

INGATLAH.COM – Di balik pelariannya yang berlangsung hampir sepekan, Taufik Hidayat alias TH ternyata hidup dalam tekanan dan ketakutan.

Pelaku penganiayaan dan penyekapan terhadap perempuan berinisial YTR itu mengaku selalu merasa diawasi setelah identitasnya viral di media sosial dan masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudi Setiawan mengungkapkan, tersangka sempat meninggalkan Jawa Barat dan melarikan diri ke wilayah Tangerang setelah kasus yang menjeratnya menjadi sorotan publik.

Menurut Kapolda, saat itu Taufik menganggap Tangerang sebagai lokasi yang aman untuk bersembunyi dari kejaran aparat kepolisian.

“Yang bersangkutan sempat berpindah ke Tangerang. Merasa bahwa Tangerang itu tempat yang aman, tapi di sana juga bingung dan merasa tidak aman, lalu kembali lagi ke Jawa Barat,” ujar Rudi.

Namun harapan tersebut tidak berlangsung lama. Semakin luas penyebaran foto dan identitasnya di media sosial membuat tersangka kesulitan menjalani aktivitas secara normal. Ia merasa keberadaannya dapat dikenali kapan saja oleh masyarakat.

Baca Juga  Pelaku Penganiayaan Maut di Jalan Siak 2 Rumbai Ternyata Menyerahkan Diri ke Polisi

Akibatnya, rasa cemas terus menghantui selama pelarian. Tersangka bahkan mengaku mulai mencurigai hampir setiap orang yang ditemuinya.

“Kami sempat menanyakan juga bahwa yang bersangkutan merasa takut, curiga sama semua orang, dan tidak tahu mau ke mana,” kata Kapolda.

Dalam kondisi tertekan itu, Taufik akhirnya memutuskan kembali ke Jawa Barat. Ia berpindah ke wilayah Majalaya dan kemudian menuju Ciparay untuk bersembunyi di rumah kerabatnya.

Tersangka meyakini lokasi tersebut cukup aman karena berada di lingkungan yang dikenalnya. Namun tanpa disadari, polisi telah mengikuti jejak pergerakannya dan terus mempersempit ruang geraknya.

Tekanan psikologis yang dialami selama pelarian diduga membuat tersangka semakin sulit mengambil keputusan. Ia terus berpindah tempat dan tidak memiliki tujuan yang jelas.

Baca Juga  Buron Sejak April, Pemuda 22 Tahun di Pasaman Barat Ditangkap Terkait Kasus Persetubuhan Anak

Situasi itu pada akhirnya justru memudahkan aparat dalam melakukan pelacakan. Polisi berhasil menemukan keberadaannya dan melakukan penangkapan di Perumahan Griya Pesona, Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung.

Setelah ditangkap, Taufik langsung dibawa ke Mapolda Jawa Barat untuk menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum.

Penyidik kini fokus mendalami kronologi lengkap kasus, termasuk motif tersangka melakukan dugaan penganiayaan dan penyekapan terhadap korban YTR. Polisi juga akan mengumpulkan seluruh alat bukti yang diperlukan untuk memperkuat proses hukum.

Dengan berakhirnya pelarian Taufik, publik kini menunggu proses hukum berjalan hingga tuntas. Polda Jabar menegaskan akan menangani perkara tersebut secara profesional dan memastikan tersangka mempertanggungjawabkan seluruh perbuatannya di hadapan hukum.