INGATLAH.COM – Upaya Taufik Hidayat alias TH untuk menghilangkan jejak selama menjadi buronan ternyata gagal total.
Polisi mengungkap salah satu petunjuk penting yang mengantarkan aparat ke lokasi persembunyian pelaku penganiayaan dan penyekapan perempuan tersebut berasal dari aktivitas transaksi keuangan yang dilakukannya sendiri.
Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudi Setiawan menjelaskan, tim gabungan sebenarnya sudah bergerak sejak pagi hari di wilayah Majalaya, Kabupaten Bandung.
Saat itu polisi tengah melakukan pemetaan lokasi sekaligus memonitor kemungkinan pergerakan tersangka.
“Pagi tadi kami sudah berada di Majalaya dan mengikuti apa yang dilakukan tersangka,” ujarnya.
Dalam proses penyelidikan, aparat memperoleh petunjuk baru setelah tersangka melakukan beberapa transaksi perbankan.
Aktivitas tersebut menjadi titik terang yang membantu polisi mempersempit area pencarian.
“Sebagai informasi, tadi pagi yang bersangkutan melakukan beberapa transaksi keuangan. Ini menjadi petunjuk buat kami,” kata Rudi.
Berbekal informasi tersebut, tim yang berada di lapangan langsung memperdalam pencarian di sekitar wilayah yang dicurigai menjadi lokasi persembunyian pelaku. Polisi kemudian memfokuskan perhatian ke kawasan Majalaya dan sekitarnya.
Sejumlah personel diterjunkan untuk melakukan penyisiran secara tertutup. Aparat berusaha memastikan keberadaan tersangka tanpa menimbulkan kecurigaan yang berpotensi membuat pelaku kembali melarikan diri.
“Oleh sebab itu para tim yang bertugas di Majalaya tetap berada di sana, mencari seputar wilayah perumahan tersebut, dan akhirnya sore hingga malam dapat bertemu dan kami tangkap,” jelas Kapolda.
Hasilnya, polisi berhasil menemukan keberadaan Taufik di sebuah rumah di Perumahan Griya Pesona, Kecamatan Ciparay. Saat lokasi telah dipastikan, tim bergerak cepat melakukan penyergapan.
Penangkapan berlangsung sekitar pukul 18.30 WIB.
Tersangka tidak memiliki kesempatan untuk melarikan diri karena seluruh akses keluar masuk lokasi telah dipantau aparat.
Keberhasilan ini menunjukkan bahwa pelarian pelaku kejahatan pada era digital semakin sulit dilakukan. Berbagai aktivitas yang dilakukan tersangka, baik perpindahan lokasi maupun transaksi keuangan, dapat menjadi petunjuk bagi aparat dalam proses penyelidikan.
Meski demikian, Kapolda menegaskan bahwa keberhasilan penangkapan tidak hanya bergantung pada satu petunjuk. Berbagai informasi yang dikumpulkan tim di lapangan serta kerja sama antarunit menjadi faktor penting dalam mengungkap keberadaan tersangka.
Kini Taufik telah berada di bawah pengawasan penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jabar.
Polisi masih mendalami berbagai keterangan untuk melengkapi berkas penyidikan sekaligus mengungkap seluruh rangkaian peristiwa yang terjadi terhadap korban.





