DumaiHukrimUtama

Fakta Terungkap! Pembunuhan Petani di Dumai Dipicu Cekcok di Warung Tuak

×

Fakta Terungkap! Pembunuhan Petani di Dumai Dipicu Cekcok di Warung Tuak

Sebarkan artikel ini
Fakta Terungkap! Pembunuhan Petani di Dumai Dipicu Cekcok di Warung Tuak
Fakta Terungkap! Pembunuhan Petani di Dumai Dipicu Cekcok di Warung Tuak

INGATLAH.COM – Satu per satu fakta dalam kasus dugaan pembunuhan seorang petani di Kecamatan Sungai Sembilan, Kota Dumai, mulai terungkap.

Kapolsek Sungai Sembilan, Iptu Apridi, pada Senin (22/6/2026) mengungkapkan bahwa peristiwa tragis tersebut berawal dari cekcok di sebuah warung tuak.

Malam yang semula diisi obrolan santai berubah menjadi tragedi berdarah di Jalan Thomas, Kelurahan Tanjung Penyembal.

Seorang petani bernama Suyetno (41) tewas setelah mengalami penikaman brutal pada Selasa dini hari, 5 Mei 2026.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 00.30 WIB, tepat di depan warung milik warga.

Berdasarkan keterangan polisi, sebelum kejadian korban sempat duduk bersama pelaku berinisial AR (27), sambil mengonsumsi tuak pada Senin malam (4/5/2026).

“Sekitar pukul 22.00 WIB, suasana berubah tegang. Cekcok mulut antara korban dan pelaku tidak terhindarkan,” kata Kapolsek

Baca Juga  Pedang Pora Iringi Pelepasan Hengki Haryadi Menuju Papua Barat

Meski sempat mereda, konflik tersebut ternyata menyisakan amarah yang belum padam.

Pelaku kemudian meninggalkan lokasi dan pulang ke rumah.

Namun tanpa sepengetahuan korban dan warga sekitar, AR diduga mengambil sebilah pisau sebelum kembali ke tempat kejadian.

Saat korban hendak pulang sekitar pukul 00.30 WIB, pelaku ternyata sudah menunggu di depan warung.

Ketegangan kembali memuncak. Tanpa banyak kata, pelaku langsung mengeluarkan pisau dari pinggangnya.

Dalam hitungan detik, tiga tusukan mengenai tubuh korban, masing-masing di bagian rusuk kiri, punggung, dan paha.

“Serangan itu membuat korban terkapar bersimbah darah,” ungkapnya.

Warga yang berada di lokasi sempat berupaya melerai. Namun usaha tersebut gagal setelah pelaku mengancam dengan senjata tajam, sehingga warga tidak berani mendekat.

Baca Juga  Diduga Rem Blong, Mobil Boks Tabrak Truk di Solok, Sopir Tewas

Korban kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Naray Dumai untuk mendapatkan perawatan medis.

Namun setelah menjalani perawatan intensif, nyawanya tidak tertolong. Suyetno dinyatakan meninggal dunia pada Rabu (6/5/2026) sekitar pukul 12.00 WIB.

Kematian tragis ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga korban. Seorang petani yang menggantungkan hidup dari hasil kebun harus meregang nyawa akibat konflik yang berujung kekerasan.

Kasus tersebut telah dilaporkan ke pihak kepolisian dan menjadi perhatian serius Polsek Sungai Sembilan.

Aparat bergerak cepat melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku di balik kejadian tersebut.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa emosi yang tidak terkendali dapat berujung fatal.

Dari sebuah warung sederhana, tragedi ini kini menjadi kasus pembunuhan yang mengguncang warga setempat.