INGATLAH.COM – Penemuan jenazah mahasiswi berinisial AR (22) di sebuah rumah kos kawasan Kutilang Sakti, Kecamatan Binawidya, bermula dari kedatangan seorang teman yang ingin mengambil barang miliknya.
Kapolsek Binawidya Kompol Nusirwan menjelaskan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 15.30 WIB, Selasa (16/6/2026).
Saat itu, teman korban bernama Ghina Salsabila Putri datang ke rumah kos untuk mengambil kacamata renang yang sebelumnya tertinggal di kamar korban.
Sesampainya di lokasi, Ghina mencoba memanggil korban dari luar kamar. Ia juga berulang kali menghubungi korban melalui telepon seluler, namun tidak mendapat jawaban.
Merasa ada yang janggal, Ghina kemudian naik ke lantai dua dan mendatangi kamar korban secara langsung.
“Korban dipanggil berkali-kali, tetapi tidak ada respons. Pintu kamar juga dalam keadaan tertutup dan terkunci,” kata Nusirwan.
Karena semakin curiga, Ghina mencoba masuk melalui bagian belakang bangunan. Saat tiba di pintu belakang kamar yang ternyata terbuka, ia langsung dikejutkan oleh pemandangan di dalam kamar.
Korban terlihat telungkup di lantai dalam kondisi tidak bergerak. Tangan kanannya mengepal di dekat mulut, sementara wajah, tangan, dan kaki tampak membiru kemerahan.
Ghina kemudian berlari meminta bantuan penghuni kos lainnya bernama Hera Sulistyaningsih. Keduanya selanjutnya menghubungi Ketua RT setempat.
Ketiga saksi lalu masuk ke kamar dan memeriksa kondisi korban. Setelah tubuh korban dibalik, mereka memastikan bahwa AR telah meninggal dunia.
Laporan kemudian disampaikan ke layanan darurat Polri 110 sekitar pukul 16.19 WIB. Tidak lama berselang, personel Polsek Binawidya dan Tim Inafis Polresta Pekanbaru tiba di lokasi untuk melakukan olah TKP.
Hasil pemeriksaan sementara tidak menemukan tanda-tanda kekerasan maupun unsur pidana. Polisi menduga korban meninggal dunia akibat sakit yang dideritanya.
Jenazah kemudian dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk dibawa ke rumah duka.





