INGATLAH.COM – Menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Riau menggelar kampanye keselamatan berlalu lintas yang dipadukan dengan program Green Policing di kawasan Car Free Day (CFD) Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru, Minggu (14/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung sejak pagi hari ini dipimpin langsung oleh Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Riau, AKBP Dasril, bersama personel lainnya. Kampanye menyasar masyarakat yang tengah berolahraga dan beraktivitas di kawasan CFD, dengan pendekatan edukatif dan humanis.
Dalam kegiatan tersebut, masyarakat diberikan pemahaman pentingnya mematuhi aturan lalu lintas sesuai Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Edukasi difokuskan pada penggunaan perlengkapan keselamatan berkendara serta upaya membangun budaya tertib berlalu lintas guna mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas).
Tak hanya itu, Ditlantas Polda Riau juga menghadirkan program Green Policing dengan membagikan bibit pohon jambu biji dan mangga kepada masyarakat, khususnya yang berulang tahun di bulan Juni. Program ini menjadi wujud kepedulian Polri terhadap pelestarian lingkungan sekaligus mengajak masyarakat berpartisipasi dalam gerakan penghijauan.
Suasana kegiatan semakin semarak dengan pembagian brosur keselamatan lalu lintas, materi edukasi lingkungan, serta balon untuk anak-anak. Bahkan, puluhan helm berstandar SNI dan bibit pohon dibagikan secara gratis kepada masyarakat yang mampu menjawab pertanyaan dalam sesi interaktif yang digelar petugas.
Antusiasme masyarakat pun terlihat tinggi. Warga tampak bersemangat mengikuti kuis yang diberikan, sehingga tercipta suasana edukatif yang santai dan penuh keakraban di tengah keramaian CFD.
Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Riau, AKBP Dasril, mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan berlalu lintas dan kepedulian terhadap lingkungan.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan bahwa keselamatan berlalu lintas adalah kebutuhan dan budaya yang harus dimulai dari diri sendiri,” ujarnya.
Sementara itu, Dirlantas Polda Riau Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika menegaskan bahwa kegiatan edukatif seperti ini menjadi strategi preventif untuk membangun kesadaran masyarakat sejak dini.
“Kehadiran Polantas tidak hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga melalui edukasi dan pembinaan. CFD menjadi ruang efektif untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat dalam suasana yang santai,” jelasnya.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara Polri dan masyarakat dalam menciptakan lalu lintas yang aman dan tertib, sekaligus menjaga kelestarian lingkungan melalui program Green Policing.
Apresiasi datang dari masyarakat. Miftah (24), warga Tangkerang Utara, mengaku senang dengan kegiatan yang dinilai bermanfaat dan menghibur.
“Kegiatan seperti ini sangat positif. Selain dapat edukasi, kami juga merasa lebih dekat dengan polisi. Harapannya bisa terus dilakukan,” ujarnya.
Melalui momentum Hari Bhayangkara ke-80, Ditlantas Polda Riau berharap kesadaran masyarakat terhadap tertib berlalu lintas semakin meningkat, sekaligus memperkuat kepedulian terhadap lingkungan.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Kehadiran Polantas di tengah masyarakat menjadi wujud nyata komitmen Polri dalam memberikan pelayanan yang humanis serta mendukung terciptanya keselamatan berlalu lintas dan lingkungan yang lebih baik.





