Berita

Sumbar Targetkan Elektrifikasi 100 Persen di 2025

×

Sumbar Targetkan Elektrifikasi 100 Persen di 2025

Sebarkan artikel ini
Gubernur Sumbar, Mahyeldi.
Gubernur Sumbar, Mahyeldi. (Foto: Istimewa)

INGATLAH.COM – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat berambisi untuk mencapai rasio elektrifikasi 100 persen pada tahun 2025, naik dari angka 99,9 persen saat ini.

Gubernur Sumbar, Mahyeldi, menyatakan bahwa pemerintah daerah berkolaborasi dengan PLN untuk mewujudkan target ini.

“Kolaborasi dengan PLN akan menjadi kunci dalam mencapai 100 persen elektrifikasi pada 2025,” ujar Mahyeldi, Selasa (17/9).

Menurutnya, angka 99,9 persen ini menunjukkan bahwa hampir seluruh desa atau nagari di Sumatera Barat telah teraliri listrik, dengan fokus utama kini tertuju pada Kabupaten Kepulauan Mentawai.

Baca Juga  Oknum Polres Kuansing Jadi Terdakwa Korupsi PNBP Rp12,5 Miliar

Mentawai, yang saat ini memiliki rasio elektrifikasi 99,77 persen, menjadi prioritas dalam program Mentawai Terang.

Program ini bertujuan untuk menyalurkan listrik ke desa-desa yang masih belum terjangkau listrik, dengan mengandalkan energi terbarukan seperti Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS).

“Kita bersama PLN sudah menyusun peta jalan Program Mentawai Terang yang akan dimulai pada akhir 2024 atau awal 2025. Jika program ini berhasil, Sumatera Barat akan mencapai rasio elektrifikasi 100 persen,” jelas Mahyeldi.

Kabupaten Kepulauan Mentawai saat ini masih tergolong sebagai wilayah Terdepan, Tertinggal, dan Terluar (3T) di Sumatera Barat.

Baca Juga  Quick Count Voxpol, Mahyeldi-Vasko Tak Tertandingi di Pilgub Sumbar

Mayoritas pasokan listrik di daerah ini masih bergantung pada Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD), yang cakupannya terbatas karena tergantung pada suplai Bahan Bakar Minyak (BBM).

Ketersediaan BBM sendiri dipengaruhi oleh kondisi cuaca dan akses transportasi yang sulit.

“Saat ini, sekitar 6 Mega Watt listrik di Mentawai masih disuplai oleh PLTD. Namun, PLN bersama investor sudah merencanakan pembangunan PLTS di beberapa titik. Diharapkan, setelah proyek ini selesai, seluruh kebutuhan listrik di Mentawai dapat terpenuhi,” pungkasnya. (*)