RiauKampar

Panen 4 Ton Jagung, Bhabinkamtibmas Payung Sekaki Kawal Proses Pemipilan hingga Tuntas

×

Panen 4 Ton Jagung, Bhabinkamtibmas Payung Sekaki Kawal Proses Pemipilan hingga Tuntas

Sebarkan artikel ini

PEKANBARU – Komitmen Polri dalam mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional terus diwujudkan melalui aksi nyata di lapangan. Salah satunya dilakukan jajaran Polsek Payung Sekaki yang turun langsung mengawal proses pascapanen jagung di lahan ketahanan pangan binaan sebagai bagian dari upaya memperkuat swasembada pangan nasional.

Pada Jumat (5/6/2026), Bhabinkamtibmas Polsek Payung Sekaki melakukan peninjauan proses pemipilan hasil panen jagung di lahan ketahanan pangan milik Polsek Payung Sekaki yang berlokasi di Jalan Garuda Sakti Km 09 RT 02 RW 09, Kelurahan Karya Indah, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar.

Kegiatan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh tahapan pascapanen berjalan optimal, mulai dari pengumpulan hasil panen hingga proses pemisahan biji jagung dari tongkol menggunakan mesin pemipil modern. Pengawasan ini menjadi bagian dari pendampingan Polri terhadap program ketahanan pangan yang terus digencarkan bersama masyarakat.

Kapolsek Payung Sekaki AKP Rafidin L. Gaol mengungkapkan, lahan ketahanan pangan binaan tersebut berhasil menghasilkan sekitar 4.000 kilogram jagung panen kotor. Hasil tersebut menjadi bukti nyata keberhasilan program pertanian yang selama ini dijalankan secara berkelanjutan.

Baca Juga  Jembatan Siak I dan III Masuk Tahap Pemeliharaan, Rekayasa Lalu Lintas Disiapkan

“Alhamdulillah, dari hasil panen yang telah dilakukan, lahan ketahanan pangan binaan Polsek Payung Sekaki mampu menghasilkan sekitar 4 ton jagung. Ini menunjukkan bahwa program ketahanan pangan yang dijalankan bersama masyarakat memberikan hasil yang positif,” ujar AKP Rafidin, Sabtu (6/6/2026).

Saat ini, hasil panen memasuki tahapan pemipilan atau pemisahan biji jagung dari tongkol. Proses tersebut menggunakan mesin pemipil listrik untuk mempercepat pekerjaan dan meningkatkan efisiensi pengolahan hasil panen.

Menurut Rafidin, dengan volume hasil panen yang cukup besar, proses pemipilan diperkirakan berlangsung selama dua hari hingga seluruh jagung selesai diproses dan siap memasuki tahap berikutnya.

“Kami memastikan seluruh proses pascapanen berjalan lancar agar kualitas hasil panen tetap terjaga dan dapat dimanfaatkan secara maksimal,” katanya.

Baca Juga  Perang Narkoba di Bengkalis Makin Sengit, 686 Tersangka Diciduk Polisi

Dalam kegiatan itu, Bhabinkamtibmas tidak hanya melakukan pengecekan terhadap hasil panen, tetapi juga memantau langsung jalannya proses pemipilan. Kehadiran personel Polri di tengah aktivitas pertanian tersebut menjadi bentuk dukungan nyata terhadap program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.

Program ketahanan pangan yang dijalankan Polsek Payung Sekaki juga diharapkan mampu mendorong peningkatan produktivitas sektor pertanian, memperkuat ketersediaan pangan, serta memberikan dampak ekonomi positif bagi masyarakat sekitar.

“Melalui pendampingan yang berkelanjutan, kami berharap sektor pertanian semakin berkembang, hasil produksi meningkat, dan kesejahteraan masyarakat ikut terangkat. Pada akhirnya, program ini dapat berkontribusi dalam mewujudkan swasembada pangan nasional,” tutup AKP Rafidin.

Langkah yang dilakukan Polsek Payung Sekaki tersebut sejalan dengan program prioritas Polri dalam mendukung Asta Cita pemerintah, khususnya pada sektor ketahanan pangan yang menjadi salah satu pilar penting dalam menjaga stabilitas dan pembangunan nasional.