RiauPekanbaru

Begini Kronologi Tenggelam dan Tewasnya Mahasiswa di Waduk Unri

×

Begini Kronologi Tenggelam dan Tewasnya Mahasiswa di Waduk Unri

Sebarkan artikel ini

INGATLAH.COM – Kronologi tenggelamnya seorang mahasiswa Universitas Riau (Unri) di Waduk Kampus Panam, Kota Pekanbaru, mulai terungkap.

Insiden tersebut terjadi pada Kamis (4/6/2026) malam saat korban melakukan aktivitas di perairan bersama rekannya.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun, korban saat itu tengah berada di waduk kampus bersama dua rekannya.

Mereka diketahui melakukan aktivitas menyelam sambil mencari ikan di area tersebut sekitar pukul 20.30 WIB.

Namun, setelah beberapa waktu berada di dalam air, kedua rekan korban memutuskan untuk kembali ke permukaan.

Saat itulah mereka menyadari bahwa korban tidak ikut muncul ke atas.

Kedua rekan korban sempat melakukan upaya pencarian awal secara mandiri di sekitar lokasi, namun tidak berhasil menemukan korban.

Baca Juga  Kamar Warga Binaan Digeledah, Ini Temuan Mengejutkan di Lapas Pekanbaru

Kondisi waduk yang gelap dan dalam menyulitkan proses pencarian.

Menyadari situasi yang semakin berbahaya, kejadian tersebut kemudian dilaporkan kepada petugas keamanan kampus Universitas Riau. Laporan tersebut selanjutnya diteruskan ke Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Pekanbaru.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Rescue SAR Pekanbaru segera diterjunkan ke lokasi kejadian. Setibanya di lokasi, tim langsung melakukan asesmen dan menentukan titik pencarian berdasarkan informasi dari saksi.

Proses pencarian dilakukan dengan metode penyelaman dan penyisiran intensif di sekitar titik dugaan korban tenggelam. Tim penyelam menghadapi tantangan berupa kedalaman waduk yang mencapai puluhan meter serta visibilitas yang terbatas.

Setelah beberapa jam melakukan pencarian tanpa henti, korban akhirnya berhasil ditemukan pada Jumat (5/6/2026) dini hari sekitar pukul 02.10 WIB. Korban ditemukan di kedalaman sekitar 43 meter dari titik awal diduga tenggelam.

Baca Juga  Agung Nugroho Dorong 12 Kabupaten Kota Bersatu Dukung PSPS Pekanbaru

Proses evakuasi kemudian dilakukan dengan penuh kehati-hatian hingga korban berhasil dibawa ke permukaan. Selanjutnya, jenazah korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Universitas Riau untuk penanganan lebih lanjut.

Insiden ini menjadi pelajaran penting tentang risiko tinggi aktivitas di perairan tanpa standar keselamatan yang memadai. Diperlukan kesadaran dan kewaspadaan ekstra, terutama saat beraktivitas di lokasi dengan kedalaman ekstrem seperti waduk.

Pihak terkait diharapkan dapat meningkatkan pengawasan serta memberikan edukasi keselamatan guna mencegah kejadian serupa di masa mendatang.