INGATLAH.COM – Kecelakaan tunggal dikabarkan terjadi di ruas Tol Padang-Sicincin tepatnya di kawasan Jalan Tarok City, Jumat (29/5/2026) sekitar pukul 11.20 WIB.
Informasi yang berhasil INGATLAH.COM himpun, sebuah mobil minibus Toyota Rush warna putih bernomor polisi BG 1788 KD dilaporkan terbalik di lajur cepat usai mengalami pecah ban saat melaju di jalur tol.
Insiden tersebut sontak mengundang perhatian pengendara yang melintas karena posisi kendaraan sempat melintang dan miring di lajur cepat (L2) Jalur A Tol Padang-Sicincin.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kecelakaan terjadi saat kondisi cuaca di lokasi dalam keadaan cerah dan arus lalu lintas relatif lancar.
Kasat PJR Ditlantas Polda Sumbar AKBP Andis Anshori melalui Kanit 6 Sat PJR Ditlantas Polda Sumbar, Ipda Eko Hari menjelaskan, kendaraan Toyota Rush itu sebelumnya keluar dari Gerbang Tol Kapalo Hilalang menuju arah jalan nasional.
Namun saat melintas di kawasan akses Kapalo Hilalang pada lajur cepat, kendaraan tiba-tiba mengalami pecah ban belakang sebelah kanan.
Akibatnya, mobil kehilangan kendali dan langsung oleng ke kiri hingga menghantam pagar pembatas jalan atau guardrail.
Benturan keras membuat kendaraan terbalik dan miring ke sisi kanan di tengah lajur cepat.
“Kendaraan mengalami pecah ban kanan belakang sehingga oleng ke kiri lalu menabrak guardrail hingga terhempas dan miring ke kanan di lajur cepat,” ujar Ipda Eko Hari.
Dalam kecelakaan tersebut, dua orang penumpang mengalami luka ringan dan langsung mendapatkan penanganan medis awal sebelum dievakuasi menuju rumah sakit terdekat.
Sementara itu, petugas Ditlantas Polda Sumbar langsung turun ke lokasi untuk melakukan pengamanan arus lalu lintas dan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Kecelakaan sempat menyebabkan perlambatan arus kendaraan di sekitar lokasi karena posisi mobil berada di tengah jalur cepat.
Hingga proses evakuasi selesai dilakukan, petugas terus mengimbau pengendara agar berhati-hati saat melintas di ruas Tol Padang-Sicincin, terutama memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima sebelum melakukan perjalanan jauh.





