Olahraga

Azzahra Permatahani Resmi Beralih ke Tim Sulawesi Tengah, PRSI Riau Kecewa

×

Azzahra Permatahani Resmi Beralih ke Tim Sulawesi Tengah, PRSI Riau Kecewa

Sebarkan artikel ini

INGATLAH.COM – Atlet renang andalan Indonesia, Azzahra Permatahani, kini tidak lagi menjadi bagian dari kontingen Riau di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut.

Keputusan ini resmi diambil oleh Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat yang menetapkan Azzahra sebagai perwakilan Sulawesi Tengah.

Padahal sebelumnya Dewan Hakim PB PON XXI telah menetapkan Azzahra sebagai atlet Riau.

Keputusan mendadak ini menimbulkan kekecewaan mendalam dari pihak Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) Riau.

Sekretaris Umum PRSI Riau, Akmal Famajra, mengungkapkan kebingungannya atas perubahan yang tiba-tiba ini.

“Setelah Dewan Hakim PB PON menetapkan Azzahra sebagai atlet Riau, mendadak kami menerima surat dari KONI Pusat yang mengalihkan status Azzahra menjadi atlet Sulawesi Tengah. Ini keputusan yang mengejutkan dan sangat membingungkan,” ujar Akmal baru-baru ini.

Baca Juga  Usai Kekalahan dari PSBS Biak, Persija Siapkan Strategi Baru Hadapi Dewa United

Akmal juga menjelaskan bahwa pihaknya telah berupaya keras mempertahankan status Azzahra sebagai atlet Riau, termasuk dengan penerbitan ID Card yang menyatakan secara resmi status Azzahra sebagai atlet dari provinsi tersebut.

“ID Card Azzahra sudah diterbitkan dengan statusnya sebagai atlet Riau, seharusnya masalah ini sudah selesai. Namun, keputusan baru dari KONI Pusat justru memperkeruh situasi. Hal ini sangat aneh dan tidak masuk akal,” tambah Akmal.

Azzahra Permatahani, yang sebelumnya berhasil meraih 1 medali emas dan 3 medali perak di PON XX 2021 Papua, kini harus menghadapi tantangan baru sebagai atlet Sulawesi Tengah.

Baca Juga  PSBS Biak Siap Pertahankan Rekor Kemenangan atas Persija di Stadion Patriot

Keputusan ini menyisakan ketidakpastian bagi PRSI Riau dalam langkah-langkah ke depan dalam mengelola atlet mereka.

Dengan kondisi yang serba tidak pasti, Akmal menyatakan bahwa PRSI Riau masih mencari cara terbaik untuk menyikapi perubahan mendadak ini serta mempertimbangkan langkah-langkah selanjutnya terkait masa depan Azzahra.(*)