OlahragaPekanbaru

PSPS Pekanbaru Resmi Raih Lisensi Klub Profesional untuk Kali Pertama

×

PSPS Pekanbaru Resmi Raih Lisensi Klub Profesional untuk Kali Pertama

Sebarkan artikel ini

INGATLAH.COM – PSPS Pekanbaru mencatat sejarah baru. Untuk pertama kalinya sejak klub berdiri, tim berjuluk Askar Bertuah itu resmi meraih lisensi klub profesional dalam proses Club Licensing Cycle 2025/2026.

Keberhasilan tersebut menjadi bukti keseriusan manajemen PSPS Pekanbaru dalam membangun klub yang profesional dan sehat, baik dari sisi olahraga, administrasi, hingga keuangan.

Berdasarkan surat keputusan Club Licensing Committee bernomor 035/CLC-LI/V/2026, seluruh dokumen yang diajukan PSPS Pekanbaru dinyatakan memenuhi syarat dan lolos verifikasi lisensi klub profesional dengan status Granted kategori Super League.

Proses penilaian lisensi klub sendiri telah berlangsung sejak Juli 2025 dan mencakup lima aspek utama, yakni sporting (pembinaan dan olahraga), infrastructure (infrastruktur), personnel and administration (administrasi dan SDM), legal (hukum), serta finance (keuangan).

CEO PSPS Pekanbaru, Edward Riansyah, menyebut pencapaian tersebut menjadi tonggak penting dalam sejarah klub.

“Puji syukur kami panjatkan karena PSPS Pekanbaru berhasil lolos lisensi klub profesional. Ini menjadi pencapaian yang sangat berarti bagi seluruh manajemen. Sejak awal musim, atas arahan Presiden Klub Bapak I Gede Widiade, lisensi klub memang menjadi fokus utama kami,” ujar Edward, Kamis (14/5/2026).

Baca Juga  Rugikan Negara Hingga 6 Milyar, Dwi Hartanto Cs Jalani Sidang Perdana Politeknik KP Dumai

Dalam proses tersebut, PSPS Pekanbaru menunjuk Sekretaris Tim Muhammad Teza Taufik sebagai koordinator pemenuhan seluruh persyaratan lisensi.

Teza mengungkapkan, proses verifikasi berjalan sangat ketat dan mendalam. Menurutnya, manajemen membutuhkan waktu hampir satu tahun untuk memenuhi seluruh aspek yang dipersyaratkan.

“Tidak hanya mengurus dokumen, kami juga diminta menunjukkan implementasi nyata di lapangan. Alhamdulillah, PSPS akhirnya lolos lisensi klub profesional. Walaupun saat ini belum bermain di Liga 1 atau Super League, pengelolaan klub sudah setara dengan klub-klub papan atas,” ungkap Teza.

Meski berhasil meraih status Granted, Teza mengakui masih terdapat beberapa catatan minor yang akan segera dibenahi, terutama terkait dokumen stadion dan standar pencahayaan lampu stadion agar sesuai standar nasional.

Baca Juga  Sepasang Kekasih Terlibat Cekcok di Kafe Jalan Paus, Berujung Laporan Polisi

“Kedepan tentu akan kami sempurnakan bersama dukungan Pemerintah Provinsi Riau,” tambahnya.

PSPS Pekanbaru menjadi salah satu dari delapan klub Liga 2 atau Championship yang berhasil memperoleh status Granted tanpa catatan dari Komite Lisensi Klub Independen ILeague dan AFC.

Sementara itu, sebanyak 12 klub lainnya dinyatakan rejected atau tidak diberikan lisensi, dan terancam mendapat pengurangan poin saat kompetisi musim 2026/2027 dimulai.

Di wilayah Grup Barat, hanya PSPS Pekanbaru dan PSMS Medan yang berhasil mendapatkan lisensi tersebut. Sedangkan Garudayaksa FC dan Adhyaksa FC Banten memang diwajibkan memenuhi lisensi karena berstatus tim promosi ke Super League.

Keberhasilan ini sekaligus menjadi sinyal kuat bahwa PSPS Pekanbaru tengah bertransformasi menjadi klub profesional dengan tata kelola modern dan berstandar nasional.