INGATLAH.COM – Persija Jakarta harus pulang dengan tangan hampa usai kalah 2-1 dari Persib Bandung dalam lanjutan pekan ke-32 BRI Super League 2025/26 di Stadion Segiri, Minggu (10/5).
Kekalahan tersebut meninggalkan kekecewaan mendalam bagi gelandang Persija, Fabio Calonego, yang menilai timnya sebenarnya tampil lebih baik sepanjang pertandingan.
Macan Kemayoran sempat berada di atas angin setelah Alaaeddine Ajaraie mencetak gol pembuka pada menit ke-20.
Memanfaatkan situasi di depan gawang, Ajaraie sukses membawa Persija unggul lebih dulu di hadapan rival abadinya.
Namun, keunggulan itu tak mampu dipertahankan hingga jeda pertandingan. Persib bangkit lewat dua gol Adam Alis yang membalikkan keadaan menjadi 2-1 sebelum babak pertama berakhir.
Pada babak kedua, Persija tampil semakin agresif demi mengejar ketertinggalan. Serangan terus dilancarkan ke lini pertahanan Persib, tetapi buruknya penyelesaian akhir membuat sejumlah peluang emas gagal berbuah gol.
Fabio Calonego menilai Persija sebenarnya mampu mengontrol jalannya laga. Pandangannya pun sejalan dengan pelatih Mauricio Souza yang sebelumnya menyebut Persija tampil lebih dominan dibanding lawan.
“Dari dalam lapangan saya memiliki pandangan yang sama dengan pelatih, bahwa kami bermain lebih baik. Namun, itulah sepak bola. Dalam sepak bola, tim yang lebih baik tidak selalu menang,” ujar Calonego usai pertandingan.
Gelandang berusia 28 tahun itu juga menyoroti kurang efektifnya lini depan Persija. Meski mampu menciptakan banyak peluang, Macan Kemayoran gagal memaksimalkan kesempatan yang ada menjadi gol tambahan.
Sepanjang pertandingan, Persija tercatat melepaskan 19 tembakan, namun hanya satu yang berhasil berbuah gol. Situasi tersebut dinilai menjadi faktor utama kegagalan tim meraih poin di laga penting ini.
“Sekali lagi kami menciptakan banyak peluang, tetapi kami tidak cukup efektif untuk mencetak gol dan itu yang akhirnya membuat kami kalah. Tidak banyak yang bisa dikatakan. Sekarang kami harus tetap mengangkat kepala, bekerja keras, dan melanjutkan perjuangan di kompetisi ini,” tuturnya.
Hasil ini membuat Persija kembali kehilangan momentum dalam persaingan papan atas, sementara Persib semakin nyaman di posisi puncak klasemen sementara BRI Super League 2025/26.





