Olahraga

Kalah dari Madura United, Bali United Kini Berpacu dengan Waktu

×

Kalah dari Madura United, Bali United Kini Berpacu dengan Waktu

Sebarkan artikel ini

INGATLAH.COM – Konsistensi masih menjadi pekerjaan rumah besar bagi Bali United FC hingga memasuki pekan ke-32 BRI Super League 2025/26.

Momentum positif yang sempat terbangun lewat tiga kemenangan beruntun harus terhenti setelah takluk 0-2 dari Madura United FC pada pekan ke-31.

Dua gol dari Iran Junior dan Brandao Junior memaksa Serdadu Tridatu pulang tanpa poin.

Kekalahan tersebut terasa menyakitkan karena datang di saat Bali United tengah berupaya menjaga asa finis di papan atas klasemen.

Padahal sebelumnya, performa tim asuhan Johnny Jansen menunjukkan tren peningkatan.

Pola permainan mulai stabil dan peluang menembus lima besar kembali terbuka. Namun hasil negatif itu membuat persaingan semakin ketat.

Saat ini Bali United tertahan di peringkat ke-8 klasemen sementara dengan 45 poin, hasil dari 12 kemenangan, 9 imbang, dan 10 kekalahan.

Baca Juga  Barito Putera Siap Jegal Rekor Tak Terkalahkan Persib Bandung

Dengan tiga laga tersisa, peluang menembus lima besar memang masih ada, tetapi jalannya tidak mudah.

Bali United wajib menyapu bersih sisa pertandingan melawan Borneo FC Samarinda, Bhayangkara Presisi Lampung FC, dan Dewa United Banten FC jika ingin menjaga asa tersebut tetap hidup.

Johnny Jansen tak menampik rasa kecewanya atas kekalahan terakhir. Pelatih asal Belanda itu menilai timnya seharusnya mampu memanfaatkan momentum untuk terus meraih kemenangan.

“Target kami jelas ingin finis di lima besar. Tapi kami tidak menang di laga terakhir, padahal seharusnya bisa. Di pertandingan berikutnya kami harus menang,” tegas Jansen.

Musim ini juga menjadi pengalaman perdana Jansen melatih di kompetisi sepak bola Indonesia.

Kedatangannya sempat disambut ekspektasi tinggi, terlebih setelah Bali United tampil impresif di awal musim, termasuk kemenangan besar atas PSM Makassar.

Baca Juga  Persik Kediri Akhirnya Bisa Main di Stadion Brawijaya, Hadapi Malut United Jumat Sore

Namun perjalanan panjang liga membuktikan bahwa persaingan di kasta tertinggi sepak bola Indonesia tidak mudah. Bali United lebih banyak berkutat di papan tengah dan belum mampu menjaga konsistensi performa sepanjang musim.

Jansen mengaku mendapatkan banyak pelajaran berharga dari musim perdananya tersebut.

Menurutnya, tim telah melakukan sejumlah hal positif, terutama dalam pengembangan pemain, tetapi masih perlu beradaptasi lebih cepat dengan kerasnya kompetisi.

“Kami melakukan banyak hal bagus dan mengembangkan beberapa pemain. Tapi kami harus lebih cepat beradaptasi dengan situasi liga yang sangat kompetitif seperti ini,” ujarnya.

Dengan tiga laga krusial tersisa, Bali United kini dituntut membuktikan bahwa mereka masih layak diperhitungkan dalam perebutan posisi lima besar. Konsistensi dan mentalitas menjadi kunci jika Serdadu Tridatu ingin menutup musim dengan catatan manis.