Pekanbaru

Gebyar TK Pekanbaru 2026 Berlangsung Semarak, Wako Soroti Pendidikan Karakter Anak

×

Gebyar TK Pekanbaru 2026 Berlangsung Semarak, Wako Soroti Pendidikan Karakter Anak

Sebarkan artikel ini

PEKANBARU – Ribuan murid dan guru Taman Kanak-kanak (TK) memadati lapangan terbuka di kawasan Kompleks Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Pekanbaru, Sabtu (9/5/2026) pagi. Mereka mengikuti Gebyar TK se-Kota Pekanbaru yang berlangsung meriah dan penuh semangat.

Kegiatan yang digelar Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia (IGTKI) Kota Pekanbaru itu dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Kartini dan Hari Pendidikan Nasional 2026.

Acara dibuka secara resmi oleh Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, didampingi Ketua TP PKK Kota Pekanbaru yang juga Bunda PAUD, Sulastri Agung. Turut hadir Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru Alek Kurniawan, Ketua IGTKI Kota Pekanbaru Sri Megawati, serta para orang tua peserta didik.

Baca Juga  Sinergi Polsek Rumbai Barat dan Warga Wujudkan Swasembada

Dalam sambutannya, Wali Kota Agung Nugroho memberikan apresiasi kepada IGTKI Kota Pekanbaru yang dinilai terus aktif bersinergi dengan Pemerintah Kota Pekanbaru dalam menghadirkan berbagai kegiatan positif untuk pengembangan pendidikan anak usia dini.

“Alhamdulillah, gagasan demi gagasan terus dilahirkan oleh teman-teman IGTKI Kota Pekanbaru. IGTKI Pekanbaru luar biasa, setiap tahunnya selalu meraih prestasi di tingkat Provinsi Riau dan mengharumkan nama Kota Pekanbaru,” ujarnya.

Menurut Agung, berbagai prestasi yang diraih tersebut tidak terlepas dari dukungan guru dan para orang tua yang terus kompak mendukung kegiatan pendidikan anak usia dini.

Ia juga mengingatkan pentingnya menanamkan kebiasaan menjaga kebersihan lingkungan sejak usia dini. Menurutnya, pendidikan karakter terkait kepedulian terhadap lingkungan akan lebih mudah diterapkan kepada anak-anak dibandingkan ketika sudah dewasa.

Baca Juga  Bisa Main di Banyak Posisi, Reno Piscopo Jadi Senjata Baru Persik Kediri

“Merubah kebiasaan dan pola pikir itu tidak mudah ketika sudah dewasa. Tapi membiasakan hal baik sejak usia PAUD jauh lebih efektif,” katanya.

Agung berharap para guru TK dan PAUD bersama orang tua dapat terus membimbing anak-anak agar peduli terhadap lingkungan, termasuk membiasakan membuang sampah pada tempatnya serta menjaga kebersihan sekitar.

Menurutnya, kebiasaan kecil seperti memilah dan membuang sampah dengan tertib akan memberikan dampak besar terhadap kebersihan kota dan dapat membantu mengurangi persoalan banjir akibat lingkungan yang kotor.

“Jika alam dan lingkungan dijaga, maka alam juga akan menjaga kita,” pungkasnya.