INGATLAH.COM – Semangat gotong royong aparat kepolisian dan masyarakat kembali terwujud di Kampung Muara Kelantan, Kecamatan Sungai Mandau.
Melalui pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi tahap II, kolaborasi ini menjadi solusi nyata atas persoalan infrastruktur yang selama ini membahayakan warga.
Sebelumnya, kondisi jembatan di wilayah tersebut sangat memprihatinkan.
Struktur kayu yang lapuk dan tidak stabil membuat warga mulai dari petani hingga anak-anak sekolah harus mempertaruhkan keselamatan setiap kali melintas.
Di bawah arahan Kapolres Siak, AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar, jajaran Polsek Sungai Mandau bersama personel Satgas Jembatan Merah Putih Presisi turun langsung ke lapangan.
Mereka bekerja bahu-membahu dengan personel BKO Brimob, Tim 1011, serta masyarakat setempat.
Renovasi tahap II ini difokuskan pada dua titik vital, yakni jembatan menuju kilang padi yang menjadi akses utama perekonomian warga, serta jembatan menuju SDN 009 Muara Kelantan yang menjadi jalur penting bagi para pelajar.
“Ini bukan sekadar membangun jembatan, tetapi membangun harapan. Kami ingin memastikan masyarakat, khususnya anak-anak sekolah, bisa melintas dengan aman tanpa rasa takut,” ujar Kapolres kepada ingatlah.com
Di lokasi pembangunan, terlihat suasana kebersamaan yang kental. Personel kepolisian yang biasanya bertugas di bidang keamanan, kini turut terlibat langsung dalam pekerjaan teknis seperti mengelas, menggerinda, hingga pengecatan bersama warga.
Jembatan yang sebelumnya berbahan kayu rapuh kini dibangun lebih kokoh menggunakan besi UNP 80 dan besi beton berkualitas.
Pengecatan dengan warna merah putih juga menjadi simbol semangat kebersamaan dan nasionalisme.
Dengan dukungan peralatan yang memadai, pembangunan ini diharapkan mampu menghadirkan jembatan yang tidak hanya kuat, tetapi juga tahan lama.
Manfaatnya pun langsung dirasakan masyarakat. Akses menuju sekolah dan pusat ekonomi menjadi lebih lancar, rasa aman meningkat, serta kekhawatiran warga terhadap jembatan lama yang berisiko kini mulai hilang.
Lebih dari sekadar infrastruktur, kehadiran Jembatan Merah Putih Presisi menjadi simbol kuat sinergitas antara Kepolisian Negara Republik Indonesia dan masyarakat dalam membangun daerah.
Dengan rampungnya tahap II ini, diharapkan jembatan tersebut tidak hanya mempermudah mobilitas warga, tetapi juga mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman dan sejahtera.





