Berita

Diduga Hanyut di Sungai Batang Sangir, Kakek 71 Tahun Masih Dalam Pencarian Tim SAR

×

Diduga Hanyut di Sungai Batang Sangir, Kakek 71 Tahun Masih Dalam Pencarian Tim SAR

Sebarkan artikel ini
Remaja Hilang Terseret Ombak di Pantai Labuan Baruak Ternyata Mahasiswa KKN ISI Padang Panjang
Ilustrasi

INGATLAH.COM – Seorang warga lanjut usia dilaporkan hilang setelah diduga hanyut di aliran Sungai Batang Sangir, Kabupaten Solok Selatan, Sumatra Barat.

Hingga Senin (23/3), korban belum ditemukan dan masih dalam pencarian intensif tim SAR.

Korban diketahui bernama Muslim (71), warga Jorong Sampu, Kecamatan Sangir. Ia diduga terjatuh ke sungai saat menuju kebunnya pada Minggu (22/3) siang.

Informasi kejadian pertama kali diterima oleh Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Kelas A Padang dari Camat Sangir, Lusi, pada pukul 06.17 WIB.

Kepala Kantor SAR Padang, Abdul Malik, mengatakan pihaknya langsung merespons laporan tersebut dengan mengerahkan tim rescue ke lokasi.

Baca Juga  Dharmasraya Ditetapkan Jadi Lokasi Sekolah Rakyat Sumbar, Tampung 1.000 Siswa Kurang Mampu

“Setelah menerima laporan, tim dari Unit Siaga SAR Solok Selatan langsung diberangkatkan menuju lokasi untuk melakukan operasi pencarian,” ujarnya.

Lokasi kejadian berada sekitar 3,36 kilometer dari Unit Siaga SAR Solok Selatan dengan arah timur laut.

Sementara jarak tempuh darat diperkirakan sekitar 4 kilometer atau sekitar 15 menit perjalanan menuju Jorong Sampu.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban terakhir kali terlihat sekitar pukul 13.30 WIB saat berjalan menuju kebunnya yang berada di dekat aliran sungai.

Diduga korban terpeleset dan jatuh ke dalam sungai.

Seorang warga sekitar sempat mendengar suara seperti benda jatuh ke air, yang kemudian dilaporkan kepada keluarga korban.

Baca Juga  Telkomsel Pulihkan 100 Persen Jaringan Pascabencana Sumatera Termasuk Sumbar

Pencarian awal sempat dilakukan oleh warga bersama keluarga, namun tidak membuahkan hasil.

Karena korban tak kunjung ditemukan, laporan kemudian diteruskan ke Basarnas untuk dilakukan pencarian lebih lanjut.

Dalam operasi ini, tim SAR mengerahkan lima personel lengkap dengan peralatan SAR air, perlengkapan medis, alat komunikasi, serta perahu rafting untuk menyisir aliran sungai.

“Pencarian masih terus dilakukan dengan menyisir sepanjang aliran sungai dan titik-titik yang dicurigai,” kata Abdul Malik kepada ingatlah.com

Hingga kini, tim SAR bersama masyarakat setempat masih berupaya menemukan korban.

Perkembangan terbaru akan disampaikan seiring berlangsungnya operasi pencarian.