PADANG – Di tengah suasana libur Idul Fitri dan jeda kompetisi BRI Super League musim 2025/2026, Semen Padang FC ternyata tetap menjaga fokus pada kebugaran pemain.
Tim pelatih memastikan kondisi fisik skuad tidak menurun meski para pemain menjalani masa libur.
Pelatih kepala Imran Nahumarury mengungkapkan, pihaknya telah menyiapkan program latihan mandiri yang wajib dijalankan seluruh pemain selama libur Lebaran.
“Kami sudah berdiskusi dengan staf pelatih terkait aktivitas pemain selama libur Idulfitri. Program dari pelatih fisik sudah disusun dan harus dijalankan dengan disiplin oleh para pemain,” ujar Imran, Jumat (20/03/2026).
Program tersebut dirancang oleh asisten pelatih fisik, Asep Suryadi, sebelum tim resmi diliburkan. Latihan difokuskan untuk menjaga sekaligus meningkatkan kekuatan (strength) dan daya tahan (endurance) fisik pemain.
Imran menegaskan, sebagai pemain profesional, skuad Kabau Sirah diharapkan tetap menjaga komitmen latihan meski berada di rumah masing-masing.
“Fokusnya pada ketahanan dan kekuatan fisik. Saya yakin para pemain memahami tanggung jawab mereka untuk tetap menjaga kondisi selama libur,” jelasnya.
Saat ini, Semen Padang FC masih berjuang keluar dari zona bawah klasemen. Tim kebanggaan Sumatera Barat itu berada di peringkat ke-17 dengan koleksi 20 poin, dan terus bersaing ketat untuk menghindari degradasi.
Tren positif mulai terlihat dalam dua laga terakhir, di mana Semen Padang berhasil meraih satu kemenangan dan satu hasil imbang modal penting untuk menghadapi pertandingan berikutnya.
Usai jeda kompetisi, Semen Padang dijadwalkan menjamu Persib Bandung di Stadion Haji Agus Salim pada 5 April mendatang.
Laga tersebut diprediksi menjadi ujian penting dalam upaya tim mendongkrak posisi di klasemen.





