INGATLAH – Persaingan di papan bawah Liga 1 Indonesia semakin sengit menjelang akhir musim.
Tidak hanya perebutan gelar di papan atas yang menarik perhatian, tetapi juga pertarungan tim-tim yang berusaha menghindari zona degradasi.
Hingga pekan ke-24, sejumlah tim masih berada dalam ancaman turun kasta. Saat ini, Madura United FC berada di peringkat ke-14 dengan koleksi 20 poin.
Di bawahnya, Persijap Jepara menempati posisi ke-15 dengan jumlah poin yang sama.
Sementara itu, PSBS Biak berada di peringkat ke-16 dengan 18 poin.
Dua posisi terbawah ditempati Persis Solo di peringkat ke-17 dengan 17 poin dan Semen Padang FC yang menjadi juru kunci dengan poin yang sama.
Posisi tim di atas zona tersebut juga belum sepenuhnya aman. PSM Makassar yang berada di peringkat ke-13 baru mengoleksi 24 poin, sehingga masih berpotensi terseret ke papan bawah.
Dengan total 34 pertandingan dalam satu musim, setiap tim kini hanya memiliki sekitar 10 laga tersisa.
Kondisi itu membuat setiap pertandingan menjadi sangat krusial bagi tim-tim yang berjuang keluar dari zona degradasi.
Perbedaan poin yang tipis membuat persaingan di papan bawah semakin terbuka. Satu kemenangan saja dapat mengubah posisi tim secara signifikan di klasemen.
Salah satu tim yang menunjukkan tren positif adalah Persijap Jepara. Tim berjuluk Laskar Kalinyamat tersebut mulai menunjukkan peningkatan performa sejak pekan ke-21.
Saat itu, Persijap masih berada di peringkat ke-17. Namun secara bertahap mereka berhasil memperbaiki posisi.
Pada pekan ke-22 Persijap naik ke posisi ke-16, lalu kembali naik ke peringkat ke-15 pada pekan ke-23.
Posisi tersebut membuat mereka sementara keluar dari zona degradasi hingga pekan ke-24.
Kondisi berbeda dialami Semen Padang FC. Tim Kabau Sirah justru mengalami penurunan posisi dalam beberapa pekan terakhir.
Pada pekan ke-21, Semen Padang masih berada di posisi ke-16.
Namun pada pekan ke-22 mereka turun ke peringkat ke-17 dan kembali merosot ke posisi ke-18 pada pekan ke-23 hingga pekan ke-24.
Memasuki pekan ke-25, peluang perubahan posisi di papan bawah masih sangat terbuka.
Salah satu laga yang berpotensi menghadirkan perubahan klasemen adalah pertandingan antara PSBS Biak melawan Semen Padang FC di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Senin (9/3).
Bagi Semen Padang, pertandingan ini juga menjadi momentum kebangkitan setelah kedatangan pelatih kepala baru, Imran Nahumarury, yang diharapkan mampu membawa perubahan bagi tim.
Dengan persaingan poin yang ketat dan pertandingan yang semakin sedikit, drama perebutan posisi di zona degradasi diprediksi akan berlangsung hingga akhir musim.





